Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK APARA-TUR DESA MENUJU SMART VILLAGE (STUDI KASUS PADA DESA SEI SILAU TIMUR KAB ASAHAN) Herman Saputra; Elly Rahayu; Nuriadi Manurung
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v5i01.367

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pelatihan Transformasi Digital untuk Aparatur Desa Menuju Smart Village ini dilatarbelakangi oleh urgensi penguatan tata kelola pemerintahan desa yang masih bersifat konvensional dan manual, sehingga sering kali menghambat efisiensi pelayanan publik bagi masyarakat setempat. Permasalahan utama yang diidentifikasi di lokasi mitra adalah rendahnya tingkat literasi digital dan pemahaman aparatur desa mengenai pemanfaatan platform teknologi dalam manajemen administrasi, yang berdampak pada lambatnya proses surat-menyurat, pengarsipan yang tidak teratur, serta penyusunan laporan desa yang belum terintegrasi secara optimal. Hal ini mengakibatkan masyarakat sering kali menghadapi birokrasi yang panjang untuk mendapatkan layanan administratif sederhana. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, program ini menawarkan pendekatan melalui pelatihan intensif dan pendampingan teknis mengenai pengenalan serta optimalisasi alat digital untuk mengalihkan proses administrasi manual menuju sistem pengelolaan digital yang lebih praktis, cepat, dan transparan. Solusi yang diusulkan berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui literasi digital administratif, mencakup pengenalan format surat-menyurat elektronik, manajemen pangkalan data penduduk yang terstruktur, serta pemanfaatan aplikasi perkantoran berbasis awan untuk penyusunan laporan desa secara kolaboratif. Target luaran yang ingin dicapai melalui pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan aparatur desa dalam mengoperasikan perangkat administrasi digital secara mandiri, terciptanya standar operasional prosedur pelayanan digital yang lebih ringkas, serta publikasi hasil kegiatan dalam bentuk artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 4 atau Sinta 5. Rencana kegiatan akan dilaksanakan secara sistematis, dimulai dengan tahap sosialisasi dan identifikasi alur birokrasi untuk menentukan titik efisiensi yang bisa diperbaiki melalui digitalisasi. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan rangkaian workshop teknis mengenai manajemen data dan simulasi pelayanan surat-menyurat guna membiasakan perangkat desa dengan ekosistem kerja yang baru, diikuti dengan pendampingan langsung di balai desa untuk memecahkan kendala teknis saat masa transisi. Tahap akhir akan dilakukan evaluasi tingkat kepuasan masyarakat terhadap kecepatan layanan serta penyusunan laporan komprehensif. Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta fondasi tata kelola Smart Village yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan publik yang akurat dan akuntabel tanpa harus melalui proses manual yang memakan waktu lama.