Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kesiapan Kontingen Formed Police Unit Indonesia dalam Menangani Konflik di Sudan: Studi Kasus Misi UNAMID (United Nations Missions in Darfur) Bayu Arswendo; Robby Moechammad Taufik; Sulistyanto Sulistyanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi mengoptimalkan Kontingen FPU Indonesia dalam rangka menangani konflik di Darfur guna mendukung tugas Operasi Perdamaian Dunia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif, fokus pada kemampuan SDM dan dukungan alat peralatan untuk mengoptimalkan Kontingen FPU Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan unsur Divhubinter Polri, Satgas Garbha II FPU UNAMID dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan SDM FPU Indonesia, khususnya dalam aspek penguasaan bahasa asing, kemampuan teknis dan taktis, serta ketahanan fisik dan mental, masih memerlukan peningkatan untuk menghadapi kompleksitas konflik di Darfur. Selain itu, Dukungan materiil/alat peralatan kontingen FPU Indonesia, meskipun secara umum telah memenuhi standar minimum PBB, belum sepenuhnya memadai untuk menghadapi ancaman kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi optimalisasi FPU Indonesia menekankan pentingnya pendekatan komprehensif yang mencakup penguatan SDM, modernisasi peralatan, dan penguatan tata kelola operasional. 
Strategi Skadron-21/AAY Puspenerbad Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pilot Melalui Pembinaan Kualifikasi Penerbang CASA-212/Aviocar Guna Mendukung BKO Operasi Pengamanan I Gusti Agung Prasetya Putra; Robby Moechammad Taufik; Sulistyanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8694

Abstract

Operasi pengamanan daerah rawan Maluku menuntut dukungan udara yang sangat diperlukan, terutama dengan bantuan Pusat Penerbangan Angkatan Darat Indonesia (Puspenerbad). Skadron-21/Akasa Aqraya Yudha (AAY), sebagai unit yang mengoperasikan pesawat Casa-212/Aviocar, memiliki fungsi strategis dalam mendukung Operasi di Bawah Kendali Operasional (BKO). Namun, jumlah dan kualitas Pilot ( Pilot) yang terbatas menjadi tantangan serius yang mempengaruhi tempo, fleksibilitas, dan kelangsungan dukungan udara. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pelatihan Pilot yang ada dan mengembangkan metode untuk meningkatkan kualitas pelatihan sertifikasi pilot Casa-212/Aviocar guna mendukung efektivitas operasi keamanan di wilayah Maluku yang rentan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, serta validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pilot telah dilaksanakan sesuai dengan doktrin Puspenerbad, namun masih menghadapi hambatan sistemik berupa jam terbang efektif yang terbatas, kesiapan peralatan pertahanan yang fluktuatif, dan pelatihan yang masih didominasi prosedural dan belum sepenuhnya berorientasi pada misi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi dan berorientasi pada misi, melalui penguatan pembimbingan, optimalisasi jam terbang, dan sinkronisasi kebutuhan operasional, merupakan kunci untuk meningkatkan kesiapan operasional Skadron 21/AAY dalam mendukung keamanan berkelanjutan di wilayah Maluku.