Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penguatan Orangtua Sebagai Pendamping Anak-Anak Disabilitas di SLB Muhammadiyah Imogiri dan SLB Muhammadiyah Dekso, Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Wahyuni Sukesi; Vera Yuli Erviana; Dody Hartanto; Elysanti Toring Elma Bura
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8584

Abstract

Kelompok difabel masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan. Berdasarkan observasi MPKS DIY, sebagian orang tua masih kurang antusias menyekolahkan anak karena keterbatasan ekonomi, rendahnya kepercayaan diri terhadap kemampuan anak, serta kurangnya pemahaman tentang pendidikan inklusif. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian orang tua melalui penguatan peran dalam mendampingi anak difabel. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi orang tua dalam menyekolahkan anak serta memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga difabel. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, workshop, ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang dilaksanakan pada 23 April 2026 di SLB Muhammadiyah Imogiri, dan 4 Mei 2026 di SLB Muhammadiyah Dekso dengan melibatkan wali murid. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, motivasi, dan kesadaran orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Orang tua memilih SLB karena dinilai sesuai dengan kebutuhan anak, didukung guru kompeten, lingkungan kondusif, dan fasilitas memadai. Namun, masih terdapat hambatan seperti kondisi emosional anak, jarak, transportasi, ekonomi, waktu, dan stigma sosial. Sehingga berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa penguatan peran orang tua melalui edukasi dan pendampingan sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus serta perlu keberlanjutan program kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan lembaga sosial.
Pelatihan Personal hygiene Remaja di Chanong, Chana, Thailand Tri Wahyuni Sukesi; Muhammad Syamsu Hidayat; Sulistyawati; Rokhmayanti; Mustika Cahya Nirmala Dewinta; Elysanti Toring Elma Bura
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8585

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Rasmianusorn ,Chanong ,Chana, Thailand, sebagai upaya strategis untuk bekerjasama lintas negara dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya kemampuan remaja dalam menjalankan praktik kebersihan pribadi secara konsisten. Strategi intervensi yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, kegiatan praktik langsung, serta penguatan pemahaman melalui diskusi terarah. Evaluasi berbasis pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan sebesar 10,1 poin dengan hasil uji statistik p = 0,001. Program ini turut berkontribusi terhadap pencapaian tujuan SDG’s poin ke-3 dan ke-4, serta model kegiatan ini dapat dijadikan rujukan dalam pelaksanaan pengabdian yang bersifat lintas negara dan berbasis edukasi remaja.