Muhamad Rizkia Nurhadi Salam
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Islamic Wealth Management pada Mahasiswa FPEB UPI: Studi Komparasi IEKI dan Non-IEKI Alifa Hayyumuna Arpiansyah; Zulva Namira Rizqia Kamil; Diza Nabila Rahmani; Anka Adivan; Muhamad Rizkia Nurhadi Salam
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i3.31698

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Islamic Wealth Management (IWM) di kalangan mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggunakan pendekatan komparatif antara mahasiswa program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam (IEKI) dan mahasiswa non-Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam (non-IEKI) atau dari program studi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan desain studi komparatif dan melibatkan 15 informan yang dipilih melalui pengambilan sampel terarah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa IEKI secara konsisten mengungguli kelompok Non-IEKI dalam aspek yang membutuhkan internalisasi mendalam nilai-nilai Islam, khususnya terkait indikator Qana'ah (+30%), prinsip Islamic Wealth Protection (+40%), dan konsistensi Islamic Wealth Distribution (+50%). Meskipun demikian, kedua kelompok mencapai skor yang sama (100%) pada enam dari dua belas indikator, menunjukkan bahwa nilai-nilai moral universal dan disiplin keuangan dasar tidak eksklusif untuk pendidikan Islam formal. Perbedaan paling mencolok antara kedua kelompok terletak pada kualitas landasan nilai mereka: siswa IEKI mengandalkan landasan normatif syariah yang eksplisit, sementara kelompok non-IEKI lebih mengandalkan rasionalitas pragmatis yang relatif lemah. Hasil ini memberikan bukti empiris tentang kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan literasi keuangan Islam ke dalam kurikulum pendidikan tinggi secara luas.