abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi perempuan dalam film A Normal Woman melalui kajian feminisme dan sosiologi sastra. Fokus penelitian meliputi bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami perempuan serta aspek sosial yang melatarbelakangi representasi tersebut, seperti norma sosial, struktur sosial, relasi sosial, dan identitas perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data berupa film A Normal Woman, dengan unit analisis berupa adegan, dialog, dan narasi yang berkaitan dengan representasi perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan mengacu pada teori feminisme menurut Mansour Fakih serta konsep identitas gender dari Judith Butler, dan diperkuat dengan pendekatan sosiologi sastra. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan dalam film A Normal Woman mencerminkan berbagai bentuk ketidakadilan gender, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban ganda. Selain itu, ditemukan adanya resistensi sebagai bentuk perlawanan perempuan terhadap tekanan sosial. Dari perspektif sosiologi sastra, film ini merepresentasikan norma sosial yang membatasi perempuan, struktur sosial yang bersifat patriarkal, relasi sosial yang tidak setara, serta identitas perempuan yang mengalami konflik antara tuntutan sosial dan keinginan pribadi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa film A Normal Woman tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek dalam sistem sosial, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melakukan resistensi terhadap ketidakadilan gender. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian feminisme dan sosiologi sastra, khususnya dalam analisis film sebagai media representasi sosial. Kata kunci: representasi perempuan, feminisme, sosiologi sastra, ketidakadilan gender, identitas perempuan