This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan
Lily Setyo Prasanthi
Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno, Banyumas, Jawa Tengah, 53123 Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Wanita Tani dan Strategi Optimalisasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Banyumas Lily Setyo Prasanthi; Dindy Darmawati Putri; Akhmad Rizqul Karim; Mochamad Sugiarto; Budi Dharmawan
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202669240

Abstract

Kabupaten Banyumas melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sejak tahun 2020 hingga 2024 dengan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pelaksana program. Kondisi di lapangan menunjukan pengembangan program belum optimal dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian bertujuan mengidentifikasi persepsi wanita tani terhadap tujuan dan pelaksanaan Program P2L, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan menganalisis strategi optimalisasi Program P2L. Penelitian dilaksanakan di 5 KWT pelaksana program P2L di Kabupaten Banyumas. Data primer diperoleh dari responden wanita tani pelaksana program dan informan yang berkompeten dalam Program P2L. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method). Persepsi wanita tani terhadap tujuan program berada pada kategori rendah, persepsi terhadap pelaksanaan program berada pada kategori tinggi. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi wanita tani adalah lingkungan dan peran kelompok. Faktor internal menghasilkan kekuatan utama adalah adanya Program P2L dan Penyuluh Pendamping, kelemahan utama adalah pascapanen belum maksimal serta pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok terbatas. Dalam faktor eksternal, peluang utama adalah akses informasi dan kebijakan pemerintah yang mendukung usaha tani, sedangkan ancaman utama adalah perubahan iklim dan fluktuasi harga. Hasil Analisis QSPM menghasilkan strategi prioritas yaitu menyediakan pelatihan bagi anggota KWT dengan teknologi pertanian pekarangan yang mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.