Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peer-to-Peer Lending untuk Pelaku Usaha di Kota Mataram: Analisis Akseptabilitas, Keamanan, dan Biaya Lukman Effendy; Zuhrotul Isnaini; Isnawati Isnawati
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v12i1.1008

Abstract

The development of financial technology (fintech), particularly Peer-to-Peer (P2P) Lending services, has improved access to financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). In Mataram City, the increasing use of these services reflects the growing demand for efficient and secure financial solutions among business actors. This study aims to analyse the factors influencing the intention to use P2P Lending by applying the Technology Acceptance Model (TAM), including perceived ease of use, perceived usefulness, security, and cost. Data were collected from 212 business actors through questionnaires and analysed using PLS-SEM. The results indicate that perceived usefulness and security have a significant influence on usage intention, whereas perceived ease of use and cost do not. These findings suggest that perceived benefits and security assurance are the primary drivers of P2P Lending adoption among MSMEs.
REKAYASA APLIKASI AKUNTANSI BERBASIS EXCEL BAGI BADAN USAHA MILIK DESA KARYA MANDIRI DESA SEDAU Isnawati Isnawati; Lukman Effendy; Zuhrotul Isnaini; Eni Indriani
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3490

Abstract

BUMDes Karya Mandiri Desa Sedau menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual. Sistem pencatatan keuangan yang digunakan belum terstruktur, sehingga sering terjadi kesalahan dalam pencatatan dan penyusunan laporan. Kondisi ini menunjukkan laporan keuangan yang dihasilkan kurang sesuai dengan standar akuntansi, kurang transparan, dan bisa menyulitkan pengurus dalam mengambil keputusan berbasis data akurat. Selain itu, keterbatasan kemampuan teknologi menjadi kendala bagi pengurus dalam mengadopsi perangkat lunak akuntansi yang lebih modern. Permasalahan ini berpotensi menurunkan akuntabilitas dan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kinerja BUMDes. Solusi yang ditawarkan adalah menawarkan rekayasa aplikasi akuntansi berbasis Microsoft Excel yang disesuaikan dengan kebutuhan BUMDes. Excel dipilih karena mudah digunakan, sudah dikenal luas, memiliki fitur yang memadai untuk pencatatan dan analisis keuangan sederhana, serta berbiaya rendah dibandingkan aplikasi akuntansi komersial lainnya. Kegiatan ini bertujuan membantu BUMDes Karya Mandiri merancang dan menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini diharapkan meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan serta mendukung pengambilan keputusan usaha. Metode pelaksanaan yaitu pelatihan dan pendampingan langsung kepada pengurus BUMDes mengenai dasar-dasar akuntansi serta penggunaan aplikasi akuntansi berbasis Excel. Aplikasi ini dirancang agar mudah dipahami dan dapat digunakan untuk mencatat transaksi sampai dengan penyajian laporan keuangan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, koordinasi awal dengan pengurus BUMDes, perancangan aplikasi akuntansi berbasis Excel, sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus inti BUMDes, bendahara, serta staf administrasi sekitar 7 orang, serta 5 orang mahasiswa yang sedang magang saat itu. Terlaksana selama satu hari pada tanggal Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pengurus dalam melakukan pencatatan keuangan secara sistematis dan menyusun laporan keuangan secara tepat waktu. Selain itu, sistem yang dikembangkan membantu menghasilkan laporan yang lebih transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi pengurus dan memperkuat peran BUMDes Karya Mandiri sebagai penggerak ekonomi desa menuju tata kelola keuangan yang profesional dan berkelanjutan.