ABSTRAK Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Penyandingan melalui pelatihan pembuatan paving block dari limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Latar belakang kegiatan ini adalah melimpahnya limbah FABA dari PLTU Sumsel 8 yang belum termanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi analisis kondisi masyarakat, Forum Grup Diskusi (FGD), percobaan laboratorium, pengembangan modul, serta pelatihan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas 30 warga dalam mengolah FABA menjadi produk konstruksi bernilai ekonomi. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas memadai untuk diaplikasikan pada pedestrian jalan desa. Program ini tidak hanya memberikan solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis FABA. Kata kunci: Paving Block, FABA, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Penyandingan, UMKM. ABSTRACT This community service program aims to empower the community of Penyandingan Village through training in the manufacture of paving blocks from Fly Ash and Bottom Ash (FABA) waste. The background to this activity is the abundance of FABA waste from the Sumsel 8 PLTU that has not been optimally utilized. The implementation methods include community condition analysis, Focus Group Discussions (FGD), laboratory experiments, module development, and technical training. The results of the activity show an increase in the capacity of 30 residents in processing FABA into construction products with economic value. The products produced are of sufficient quality to be applied to village pedestrian roads. This program not only provides an environmentally friendly waste management solution but also has the potential to improve the community’s economic welfare by fostering FABA-based MSMEs. Keywords: Paving Block, FABA, Community Empowerment, Penyandingan Village, MSMEs.