This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksi
Alifah Tsaniah
Institut Teknologi Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Terhadap Waktu Menggunakan Metode EVA (Earned Value Analysis) Pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit BPJS Intan Husada Garut Alifah Tsaniah; Ganjar Jojon Johari
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.2057

Abstract

Biaya dan waktu pada sebuah proyek diperlukan adanya analisa secara terpadu, sehingga diharapkan dapat dengan akurat memperlihatkan presentasi suatu pekerjaan pada saat pelaporan, serta membuat perkiraan berupa total biaya dan waktu yang diperlukan sampai proyek tersebut selesai. Pembangunan Rumah Sakit Intan Husada Garut mengalami keterlambatan waktu, dan proyek mundur dari kesepakatan kontrak awal yang mengakibatkan kerugian waktu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis waktu penyelesaian proyek Pembangunan Rumah Sakit Intan Husada Garut secara mingguan selama periode 49 minggu pelaksanaan, serta untuk mengevaluasi jadwal sesuai dengan rencana awal proyek. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value Analysis (EVA) dalam memperkirakan waktu penyelesaian proyek secara mingguan serta mengevaluasi sejauh mana jadwal aktual sesuai dengan rencana awal. Hasil dari penelitian yaitu pada minggu ke-1 sampai pada minggu ke-10 nilai SV positif artinya proyek selesai dengan cepat, pada minggu ke-11 (nilai SV -Rp 41,580,000.00), minggu ke-12 (nilai SV -Rp 383,460,000.00), minggu ke-13 (nilai SV -Rp 369,600,000.00), minggu ke-14 (nilai SV -Rp 498,960,000.00) negatif artinya proyek telah terjadi keterlambatan. Kemudian terjadi percepatan pekerjaan pada minggu ke-15 sampai pada minggu ke-25 dan kembali terlambat pada minggu ke-26 sampai minggu ke-49. Perkiraan waktu penyelesaian berdasarkan minggu ke-1 proyek akan selesai selama 74 hari, yang artinya terjadi percepatan pekerjaan selama 269 hari. Jika perkiraan penyelesaian berdasar pada minggu ke-35 maka pekerjaan akan selesai selama 385 hari, yang menunjukan pekerjaan mengalami keterlambatan selama 42 hari.