Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Kuat Tarik Beton dengan Penambahan Serat Sabut Kelapa dan Silica Fume sebagai Substitusi Semen Debby Sinta Devi; Utari Sriwijaya Minaka; Fathoni Usman; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Raihan Rasyid
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3439

Abstract

This study evaluates the effect of integrating coconut coir fiber at contents of 2 percent, 2.5 percent, and 3 percent, along with 5 percent silica fume, on the splitting tensile strength performance of concrete. The experimental results show that the 2 percent coconut coir fiber proportion provided the optimal performance, with a tensile strength value reaching 3.12 MPa, or an increase of 12.5 percent compared to the control concrete, which had a tensile strength of 2.5 MPa. Although fiber additions at higher contents of 2.5 percent and 3 percent still contributed to mechanical strength, a significant decline in concrete mixture workability was observed. The synergy between silica fume through its pore-filling effect and natural fibers proved effective in optimizing concrete density and ductility. This study concludes that the combination of these two materials can produce innovative concrete that is stronger and more environmentally friendly as a future construction material solution.
Transformasi Limbah Cangkang Telur menjadi Pupuk Organik Kalsium: Program Pengembangan Kompetensi Ibu Rumah Tangga di Desa Air Batu, Kota Palembang Normah Normah; Dwi Hawa Yulianti; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Nurmalina Adhiyanti; Nyimas Febrika Sya'baniah; Suci Ramadani; Aulia Eka Putri
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i6.2574

Abstract

Limbah domestik rumah tangga, khususnya cangkang telur, merupakan salah satu jenis limbah yang kerap diabaikan dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Padahal, cangkang telur mengandung unsur hara kalsium (Ca) dan kalium (K) yang berpotensi diubah menjadi pupuk organik kalsium yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik kalsium. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 15 peserta ibu rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, tanya jawab, dan praktik simulasi pembuatan pupuk cangkang telur. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan hasil pre-test mencapai 53,33% peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan pada post-test tidak ada peserta yang berada pada kategori tersebut (0%). Peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20,00% menjadi 46,67%, dan kategori cukup meningkat dari 26,67% menjadi 53,33%. Kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan limbah domestik rumah tangga secara produktif dan berkelanjutan.
Formulasi Edible Film dari Semi Refined Carrageenan Kappaphycus alvarezii dengan Pengemulsi CMC Andika Hidayat; Christine Dyta Nugraeni; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Dena Pramita Dewi; Gazali Salim; Reni Tri Cahyani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIV Nomor 1 Juni 2026 (in Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v14i1.663

Abstract

Limbah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang tidak dapat terurai secara biologis dan bertahan di lingkungan selama ratusan hingga ribuan tahun. Edible film yang berbahan dasar biopolimer dari rumput laut merupakan alternatif kemasan biodegradable yang menjanjikan sebagai pengganti plastik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik edible film yang diformulasikan dari semi refined carrageenan (SRC) hasil ekstraksi rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan penambahan carboxymethyl cellulose (CMC) sebagai pengemulsi pada konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5% (b/v) serta gliserin sebagai plasticizer. Karakterisasi fisik dilakukan melalui pengujian kuat tarik, perpanjangan, kelarutan, kadar air, dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi CMC secara progresif meningkatkan kuat tarik (10,16–13,76 MPa), kelarutan (80,55–94,44%), dan ketebalan (0,04–0,091 mm), sedangkan perpanjangan mencapai nilai tertinggi pada CMC 0,3% sebesar 34,62% dan kadar air menurun seiring peningkatan konsentrasi CMC (21,78–26,73%). Evaluasi terhadap Japanese Industrial Standard (JIS) menunjukkan bahwa edible film yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kuat tarik (minimum 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimum 0,25 mm) pada seluruh variasi konsentrasi CMC sedangkan nilai perpanjangan (25,49–34,62%) tidak memenuhi ambang batas minimum JIS sebesar 70%. Optimasi formulasi plasticizer lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas film sebagai bahan kemasan pangan