Putri Lestari
Universitas Muhammadiyah Bagka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Plang Pintar sebagai Media Edukasi Daur Ulang di Desa Nadung Widati Amalin Ulfah; Muhammad Sastrawan; Muhammad Nurhamzah; Adelia Dwi Septi; Siti Fadilah; Winda Winda; Konika Konika; Devano Danendra; Amelia Indriyani; Maria Afitria; Putri Lestari
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6382

Abstract

Kegiatan pengabdian ini, dilakukan upaya untuk meningkatkan literasi lingkungan dengan memanfaatkan Plang Pintar, yaitu media visual terbuka yang dirancang agar informatif, menarik, dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Proses pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa tahapan penting, mulai dari observasi awal untuk memetakan kebutuhan dan karakteristik masyarakat, penyusunan materi edukatif yang disesuaikan dengan kondisi sosial setempat, hingga pembuatan dan pemasangan plang pada lokasi-lokasi strategis yang sering dilalui warga. Setelah pemasangan, dilakukan pula kegiatan sosialisasi untuk memperkenalkan fungsi Plang Pintar serta monitoring awal guna melihat tingkat pemahaman dan respons masyarakat. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga mengenai berbagai jenis dan kategori sampah anorganik. Selain itu, mulai terlihat perubahan kebiasaan di tingkat rumah tangga, terutama dalam praktik pemilahan sampah sebelum dibuang. Temuan ini menguatkan bahwa Plang Pintar mampu berfungsi sebagai media edukasi informal yang sederhana namun efektif dalam memicu perubahan perilaku awal terkait pengelolaan sampah. Secara keseluruhan, inovasi penggunaan Plang Pintar memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Nadung. Media ini dapat menjadi contoh penerapan edukasi visual yang mudah diterapkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa.