Dwi Linna Suswardany
Pusat Studi Penyakit Kronis - Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sibinwasdmk Berbasis Google Sites sebagai Media Pembinaan dan Pengawasan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Menggunakan Model Addie (Studi Pengembangan di Kabupaten Ngawi) Deby Aghata Risky Pinastika; Dwi Linna Suswardany
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 6 (2026): Volume 8 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i6.25219

Abstract

ABSTRACT Coaching and supervision of healthcare facilities constitute a strategic governance mechanism to ensure service quality, regulatory compliance, and accountability; however, at the local government level, these processes remain constrained by fragmented documentation, manual reporting systems, limited data traceability, and inefficiencies in monitoring follow-up actions. This study aimed to develop a Google Sites–based SIBINWASDMK (Health Human Resources Coaching and Supervision Information System) as a conceptually and technically feasible digital medium to strengthen the coaching and supervision of healthcare facilities at the regency level. The research employed a Research and Development (RD) approach using the ADDIE model, limited to the Analysis, Design, and Development stages. Data were collected through in-depth interviews and observations involving key informants from the Health Office and information technology personnel, and analyzed using thematic analysis to identify system requirements and performance gaps. The development phase produced a prototype website integrated with Google Forms, Google Sheets, and Google Drive to facilitate structured self-assessment, document upload, automated data recapitulation, monitoring dashboards, and controlled access management. Internal testing and expert validation indicated that the prototype was conceptually aligned with national health indicators and technically functional, secure, and cost-efficient, with preliminary findings showing improved participation in self-assessment reporting. In conclusion, the Google Sites–based SIBINWASDMK prototype is feasible as a digital governance tool to enhance efficiency, transparency, and data integration in healthcare facility coaching and supervision at the local government level, although further implementation and summative evaluation are recommended to assess long-term effectiveness and scalability. Keywords: Research And Development (RD), ADDIE, Google Sites, Coaching And Supervision, Healthcare Facilities.  ABSTRAK Pembinaan dan pengawasan fasilitas pelayanan kesehatan merupakan mekanisme tata kelola yang strategis untuk menjamin mutu layanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta akuntabilitas kinerja. Namun, pada tingkat pemerintah daerah, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti fragmentasi dokumen, sistem pelaporan yang masih manual, keterbatasan keterlacakan data, serta kurang efisiennya pemantauan rencana tindak lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SIBINWASDMK berbasis Google Sites sebagai media digital yang layak secara konseptual dan teknis guna memperkuat pembinaan dan pengawasan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat kabupaten. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi yang melibatkan informan kunci dari Dinas Kesehatan serta tenaga teknologi informasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem dan kesenjangan kinerja. Tahap pengembangan menghasilkan prototipe website yang terintegrasi dengan Google Forms, Google Sheets, dan Google Drive, yang mendukung proses self-assessment terstruktur, unggah dokumen, rekapitulasi data otomatis, dashboard monitoring, serta pengaturan hak akses yang terkontrol. Hasil uji coba internal dan validasi ahli menunjukkan bahwa prototipe yang dikembangkan telah sesuai dengan indikator nasional serta berfungsi secara teknis, aman, dan efisien dari sisi anggaran, dengan temuan awal adanya peningkatan partisipasi dalam pelaporan self-assessment. Dengan demikian, prototipe SIBINWASDMK berbasis Google Sites dinilai layak sebagai instrumen tata kelola digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan integrasi data dalam pembinaan dan pengawasan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat daerah, meskipun penelitian lanjutan pada tahap implementasi dan evaluasi menyeluruh masih diperlukan untuk menilai efektivitas jangka panjang serta potensi replikasinya. Kata Kunci: Penelitian dan Pengembangan (RD), ADDIE, Google Sites, Pembinaan dan Pengawasan, Fasilitas Pelayanan Kesehatan.