Amal Prihatono
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brw Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Kebotakan dengan Pendekatan Akupunktur: Studi Kasus Lindawati Lindawati; Chantika Mahadini; Amal Prihatono; Puspo Wardoyo
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 6 (2026): Volume 8 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i6.25172

Abstract

ABSTRACT Alopecia is a condition characterized by partial or complete hair loss that may affect physical, psychological, and social aspects of patients. Conventional therapies often present limitations, including side effects, long-term use, and recurrence after discontinuation. Acupuncture, as a complementary therapy, has potential benefits in the management of alopecia. This study aimed to describe the benefits of alopecia management using an acupuncture approach at Nayaka Husada Primary Clinic, Bekasi. This research employed a qualitative approach with a case study design involving one participant with alopecia. Data were collected using the four diagnostic methods of Chinese Medicine, including observation, interview, listening and smelling, and palpation of pulse and acupuncture points. Acupuncture treatment was conducted over six weeks with a total of twelve therapy sessions. The results demonstrated gradual improvement in the participant’s condition, indicated by a significant reduction in hair loss, improvement in scalp condition, and enhanced comfort and sleep quality. In conclusion, acupuncture-based management showed positive outcomes and may be considered a relatively safe complementary therapy for alopecia management. Keywords: Alopecia, Acupuncture, Chinese Medicine, Complementary Therapy.  ABSTRAK Kebotakan atau alopesia merupakan kondisi hilangnya rambut yang dapat berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial penderitanya. Terapi konvensional yang tersedia sering kali memiliki keterbatasan berupa efek samping, kebutuhan penggunaan jangka panjang, serta risiko kekambuhan. Akupunktur sebagai terapi komplementer berpotensi menjadi alternatif dalam penatalaksanaan kebotakan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manfaat penatalaksanaan kebotakan dengan pendekatan akupunktur di Klinik Pratama Nayaka Husada Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada satu orang partisipan penderita kebotakan. Pengumpulan data dilakukan melalui empat metode pemeriksaan Chinese Medicine, yaitu pengamatan, wawancara, pendengaran dan penciuman, serta perabaan nadi dan titik akupunktur. Penatalaksanaan akupunktur dilakukan selama enam minggu dengan total dua belas sesi terapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi partisipan secara bertahap, ditandai dengan penurunan jumlah kerontokan rambut, perbaikan kondisi kulit kepala, serta peningkatan kenyamanan dan kualitas tidur. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penatalaksanaan kebotakan dengan pendekatan akupunktur memberikan manfaat positif dan dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang relatif aman dalam penanganan kebotakan. Kata Kunci: Chinese Medicine, Kebotakan, Akupunktur, Terapi Komplementer.