Yulia Estmirar Tanjov
Capture Fisheries Study Program, Marine and Fisheries Polytechnic of Jembrana, Pengambengan, Negara, Jembrana, Bali 82218, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTATION THE CODE OF CONDUCT FOR RESPONSIBLE FISHERIES IN PURSE SEINE OPERATIONS AND CATCH HANDLING Iya Purnama Sari; Yulia Estmirar Tanjov; Muhammad Yusuf Affandi
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 16 No. 2 (2025): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/7bekpd28

Abstract

The purse seine is one of the primary fishing gears used to land pelagic species at the Nusantara Fishing Port, Prigi. The adoption of environmentally responsible fishing practices is critical to minimizing bycatch, preventing habitat degradation, and preserving pelagic fish stocks. This study assessed the operational performance of small pelagic purse seines and catch-handling practices in relation to the CCRF. Fieldwork was conducted from February to May 2025 using purposive sampling, supported by observations and interviews with purse seine fishermen, including the stages of onboard and landing-site handling. A scoring system was applied to evaluate each indicator, and gap analysis was used to identify deficiencies in the handling system on KM. Sinar Mutiara. A total of 25 fishermen and 25 community respondents were surveyed, yielding an average score (X̅) of 28.78, indicating limited compliance with sustainable fisheries resource management principles. Variation in adherence to CCRF handling standards further reinforces this finding. While post-harvest handling at the auction site showed relatively better alignment with CCRF provisions, notable gaps remain in onboard and landing-site operations. These results underscore the need for targeted improvements to enhance compliance and support the transition toward more sustainable purse seine fisheries in Prigi. Keywords:       CCRF, handling of ctach, Prigi fishing port, purse seine
PENILAIAN DOMAIN SUMBER DAYA IKAN LEMURU MELALUI PENDEKATAN EKOSISTEM DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PENGAMBENGAN: PENILAIAN DOMAIN SUMBER DAYA IKAN LEMURU MELALUI PENDEKATAN EKOSISTEM DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PENGAMBENGAN Rakhma Fitria Larasati; Iya Purnama Sari; Made Mahendra Jaya; Liya Tri Khikmawati; Noar Muda Satyawan; Yulia Estmirar Tanjov; Muth Mainnah; Muh. Arkam Aziz; Noveldesra Suhery; Wulandari Sarasati; Suratna Suratna
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 1 (2025): FEBRUARY 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.16.22-32

Abstract

Lemuru adalah salah satu jenis ikan yang memberikan kontribusi besar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Potensi sumber daya perikanan lemuru melimpah dan bernilai ekonomis tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai performa status domain sumber daya ikan dengan pendekatan ekosistem. Penelitian dilaksanakan selama tujuh bulan terhitung dari bulan Januari sampai Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni pendekatan analisis multi kriteria dengan penilaian dan visualisasi indeks komposit dengan model bendera. Enam indikator pada domain sumber daya ikan (SDI) yang diteliti yakni tren CPUE baku, ukuran ikan lemuru, proporsi juvenile yang ditangkap, komposisi spesies hasil tangkapan, range collapse sumber daya ikan, dan spesies endangered, threatened, and protected (ETP). Indikator pada domain SDI menandakan bahwa tren CPUE baku menurun, tren ukuran ikan lemuru relatif tetap, proporsi ikan yuwana yang tertangkap 53%, komposisi spesies hasil tangkapan yakni proporsi ikan target lebih banyak, range collapse sumber daya ikan untuk daerah penangkapan ikan relatif tetap tergantung spesies target, dan untuk spesies ETP tertangkap namun dilepas. Hasil akhir penilaian status sumber daya ikan lemuru yang berbasis di PPN Pengambengan mendapatkan nilai komposit sebesar 70 sehingga masuk dalam kategori baik.