Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan) dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh. Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu, Ibu Postpartum Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan) dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh. Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu, Ibu Postpartum