Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas yang dapat menimbulkan gangguan fisik, psikologis, dan sosial, sehingga pasien memerlukan rehabilitasi jangka panjang. Keberhasilan proses rehabilitasi tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi klinis pasien, tetapi juga oleh dukungan yang diberikan keluarga sebagai sistem pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi pasien pascastroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review. Artikel diperoleh melalui penelusuran database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “family support”, “stroke rehabilitation”, “caregiver”, dan “post-stroke recovery”. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah periode 2020–2025 dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara naratif untuk mengidentifikasi peran dukungan keluarga dalam rehabilitasi pasien pascastroke. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi rehabilitasi, kepatuhan terhadap program terapi, kemampuan aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living/ADL), fungsi motorik, serta kualitas hidup pasien pascastroke. Selain memberikan manfaat bagi pasien, kajian juga menunjukkan bahwa anggota keluarga yang berperan sebagai caregiver sering mengalami caregiver burden berupa kelelahan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki peran yang penting dalam keberhasilan rehabilitasi pasien pascastroke. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam memberikan perawatan serta mengurangi beban yang dialami caregiver. Kata Kunci: dukungan keluarga, rehabilitasi stroke, pasien pasca stroke, caregiver, activity daily living