Maftuh Ajmain
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA SABAR DALAM HADIS: Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory Nuriyah; Maftuh Ajmain; Muhammad Alif
AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies Vol. 6 No. 2 (2025): AL-ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/alisnad.v6i2.707

Abstract

Penelitian ini membahas makna sabar dalam hadis Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan pendekatan tematik yang dikombinasikan dengan metode Grounded Theory yang dikembangkan oleh Strauss dan Glaser. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menemukan makna sabar secara lebih mendalam sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi. Dalam prosesnya, pendekatan tematik digunakan untuk mengelompokkan hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar ke dalam beberapa tema utama. Setelah tema-tema tersebut terbentuk, metode Grounded Theory diterapkan dengan tahapan analisis berupa coding terbuka, coding aksial, dan coding selektif guna mengkaji keterkaitan antarmakna dan menyusun suatu teori atau model pemahaman tentang sabar berdasarkan data hadis. Penelitian ini menemukan bahwa sabar dalam hadis bukan hanya dimaknai sebagai sikap menahan diri, melainkan juga sebagai kekuatan spiritual dan akhlak aktif yang mencerminkan keteguhan hati, ketekunan dalam berbuat baik, serta kemampuan untuk tetap tenang dan percaya kepada Allah dalam berbagai kondisi kehidupan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sabar adalah nilai yang bersifat dinamis dan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian serta ketahanan spiritual seorang Muslim. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh dan mendalam mengenai sabar dalam perspektif Islam, khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, agar nilai sabar tidak hanya dimaknai secara pasif, tetapi juga dapat diaplikasikan secara aktif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa metode ilmiah modern seperti Grounded Theory dapat digunakan secara efektif untuk mengkaji dan mengembangkan pemahaman terhadap nilai-nilai ajaran Islam secara sistematis.
PENGANTAR METODOLOGI STUDI ISLAM Andre Maulana Apriansyah; Adilatul Hijati; Qori Mumtahanah; Maftuh Ajmain
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (April 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i4.1849

Abstract

This study aims to examine the introduction to the methodology of Islamic studies as a scientific foundation for understanding Islamic teachings in a systematic, comprehensive, and contextual manner. The methodology of Islamic studies not only discusses ways of interpreting religious texts but also includes approaches, methods, and frameworks used to analyze Islam as both a doctrine and a social phenomenon. This research employs a library research method with a descriptive-analytical approach using relevant literature sources. The findings indicate that the methodology of Islamic studies plays an important role in integrating various approaches such as theological, historical, sociological, and philosophical perspectives. Thus, Islamic studies are not merely normative but are also capable of addressing contemporary social dynamics. Furthermore, a proper understanding of methodology helps prevent misinterpretations of Islamic teachings and encourages critical and scientific thinking. Therefore, mastering the methodology of Islamic studies is essential for the development of Islamic scholarship in the modern era.