Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI KINERJA KNN DAN NAÏVE BAYES UNTUK ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR INSTAGRAM PEJABAT PUBLIK BERBASIS TF-IDF Rizka Permata; Sylvia Sylvia; Atika Arpan
Jurnal Teknologi Informasi Mura (JTI) Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i2.2861

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dan Naïve Bayes untuk klasifikasi sentimen komentar publik pada akun Instagram pejabat publik di Indonesia. Sebanyak 137.141 komentar dikumpulkan melalui web scraping dan diproses menggunakan tahapan text preprocessing, meliputi case folding, pembersihan teks, tokenization, stopword removal, normalisasi, dan stemming. Representasi fitur menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Evaluasi performa meliputi accuracy, precision, recall, F1-score, dan waktu komputasi. Hasil menunjukkan bahwa Naïve Bayes memiliki akurasi tertinggi sebesar 0,9230, sedikit lebih baik dibandingkan KNN sebesar 0,9209. Kedua model menunjukkan performa sangat tinggi pada kelas netral, namun rendah pada kelas positif dan negatif akibat ketidakseimbangan kelas. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi TF-IDF dan Naïve Bayes masih menjadi baseline yang efektif untuk analisis sentimen berskala besar pada teks pendek media sosial.
EVALUASI KINERJA ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) UNTUK ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR PUBLIK TERHADAP PEMERINTAHAN PRESIDEN PRABOWO Atika Arpan; Sylvia Sylvia; Rizka Permata
Jurnal Teknologi Informasi Mura (JTI) Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Informasi Mura
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v18i1.2864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen komentar publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data komentar diambil dari platform media sosial dan melalui tahapan preprocessing seperti case folding, tokenization, stopword removal, stemming, dan ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF. Model SVM diterapkan untuk mengklasifikasikan komentar ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Berdasarkan hasil evaluasi, algoritma SVM menunjukkan tingkat akurasi sebesar 92%, yang menandakan efektivitasnya dalam mengidentifikasi sentimen publik. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan metode analisis sentimen serta meningkatkan pemahaman terhadap persepsi masyarakat mengenai kinerja pemerintahan.
EVALUASI KINERJA KNN DAN NAÏVE BAYES UNTUK ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR INSTAGRAM PEJABAT PUBLIK BERBASIS TF-IDF Rizka Permata; Sylvia Sylvia; Atika Arpan
Jurnal Teknologi Informasi Mura (JTI) Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i2.2861

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dan Naïve Bayes untuk klasifikasi sentimen komentar publik pada akun Instagram pejabat publik di Indonesia. Sebanyak 137.141 komentar dikumpulkan melalui web scraping dan diproses menggunakan tahapan text preprocessing, meliputi case folding, pembersihan teks, tokenization, stopword removal, normalisasi, dan stemming. Representasi fitur menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Evaluasi performa meliputi accuracy, precision, recall, F1-score, dan waktu komputasi. Hasil menunjukkan bahwa Naïve Bayes memiliki akurasi tertinggi sebesar 0,9230, sedikit lebih baik dibandingkan KNN sebesar 0,9209. Kedua model menunjukkan performa sangat tinggi pada kelas netral, namun rendah pada kelas positif dan negatif akibat ketidakseimbangan kelas. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi TF-IDF dan Naïve Bayes masih menjadi baseline yang efektif untuk analisis sentimen berskala besar pada teks pendek media sosial.