Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELASI KUASA DAN REPRESENTASI PT VALE INDONESIA TBK DALAM MEDIA LOKAL: KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS Muh Ikbal
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi PT Vale Indonesia Tbk dalam pemberitaan media lokal, mengungkap relasi kuasa antara korporasi, negara, masyarakat, dan lingkungan, serta menjelaskan praktik wacana yang membentuk legitimasi korporasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial-budaya. Data penelitian berupa tujuh berita dari FAJAR Sulsel dan Tribun Timur yang membahas isu kepatuhan operasional, hilirisasi, pemberdayaan masyarakat, pemekaran wilayah, dan kebocoran pipa minyak di Towuti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media secara dominan merepresentasikan PT Vale sebagai korporasi yang patuh secara hukum, strategis dalam agenda hilirisasi nasional, aktif dalam pembangunan sosial, dan bertanggung jawab dalam penanganan isu lingkungan. Representasi ini dibangun melalui kosakata legalitas, keberlanjutan, kepastian operasional, pemberdayaan, dan transparansi. Namun, dominasi wacana tersebut tidak sepenuhnya tanpa resistensi. Dalam kasus kebocoran pipa minyak di Towuti, muncul narasi tandingan dari masyarakat yang menegaskan pengalaman ekologis langsung, kecemasan publik, dan kritik terhadap respons awal perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media lokal tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai arena produksi makna yang mereproduksi sekaligus menegosiasikan hegemoni korporasi di tengah agenda pembangunan, hilirisasi, dan tuntutan akuntabilitas ekologis.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DAN EVALUASI PROPOSAL PKM BAGI MAHASISWA PBSI FBS UNM UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING AKADEMIK DAN KREATIVITAS ILMIAH Dedi Risaldi; Muh Ikbal; Iin Nur Yasinta; Atikah Nurul Asdah; Muhammad Ihlasul Amal
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar dalam menyusun dan mengevaluasi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih terbatasnya pemahaman mahasiswa mengenai karakteristik skema PKM, perumusan ide yang inovatif, penyusunan latar belakang berbasis data dan literatur, penentuan metode, serta penyesuaian proposal dengan pedoman terbaru. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pengabdian berbasis riset dengan model action research melalui tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, penyusunan materi dan instrumen evaluasi, pelaksanaan Sekolah PKM, diskusi interaktif, klinik evaluasi proposal, pemberian umpan balik, refleksi, serta analisis hasil kegiatan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, angket respons peserta, dan telaah rancangan proposal atau gagasan PKM mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Sekolah PKM 2026 mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap struktur, substansi, dan logika penyusunan proposal PKM. Peserta juga lebih mampu mengidentifikasi kelemahan proposal, menyesuaikan ide dengan skema PKM, serta memahami pentingnya kebaruan, kebermanfaatan, dan keterpaduan antara masalah, tujuan, metode, luaran, jadwal, dan anggaran. Kegiatan ini menegaskan bahwa evaluasi proposal berbasis pendampingan merupakan strategi efektif untuk membangun budaya ilmiah, meningkatkan literasi akademik, dan memperkuat daya saing mahasiswa dalam kompetisi PKM.  
PBSI AI-LAB: Mentoring on the Use of Artificial Intelligence for Prospective Indonesian Language Teachers Andi Karman; Dedi Risaldi; Muh Ikbal; Ade Yustina; Abdul Rahim
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 3 (2026): September - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.3.2026.1928

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) creates new opportunities for Indonesian language education while also presenting challenges for prospective teachers who need adequate literacy and practical skills to use AI appropriately. The PBSI AI-Lab program was designed to provide prospective Indonesian language teachers with knowledge, practical experience, and ethical awareness in utilizing AI for educational purposes. The program was conducted over approximately three months through three main activities: Artificial Intelligence Literacy Training, Practical Training on AI Utilization for Teaching Materials, and Mentoring on AI Application and Ethics. The activities introduced participants to basic AI concepts, generative AI, potential applications in Indonesian language education, prompt engineering, development of teaching materials and learning activities, and AI-assisted assessment. Participants were also guided to review, refine, and contextualize AI-generated outputs while considering accuracy, originality, transparency, data protection, and human judgment. The implementation demonstrated that participants were able to explain basic AI concepts, formulate more specific prompts, develop AI-assisted instructional products, revise generated content, and recognize principles of responsible AI use. The program also provided practical resources that can be further adapted for Indonesian language teaching. Sustainability is directed toward independent practice, continued development of AI-assisted learning materials, peer sharing, and integration of responsible AI use into PBSI academic activities. The program supports the readiness of prospective Indonesian language teachers to utilize AI creatively, critically, and responsibly.