Ngarifin Shiddiq
Universitas Sains Al-Qur'an

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PENANAMAN ILMU TAUHID PONDOK PESANTREN AL-ISTIQOMAH KEBUMEN MENGGUNAKAN METODE HAFALAN KITAB AQIDATUL AWWAM Ma'rifatun Khasanah; Ngarifin Shiddiq; Siti Lailiyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.8017

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penerapan metode pembelajaran tauhid yang efektif di lembaga pendidikan Islam tradisional guna memperkuat pemahaman akidah santri secara mendalam dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan model penanaman ilmu tauhid melalui metode hafalan Kitab Aqidatul Awwam di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kebumen; (2) menganalisis pelaksanaan metode hafalan tersebut; serta (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode hafalan Kitab Aqidatul Awwam dilaksanakan secara sistematis melalui lima tahapan: bin-nadzhar (menyimak), lalaran (membaca bersama), tahfidz (hafalan mandiri), sema'an (setoran individu), dan penjelasan makna. Santri dinyatakan lulus kurikulum tauhid dasar apabila mampu menyetorkan seluruh 57 bait kitab secara lancar (itqon) di hadapan ustadzah. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kedisiplinan santri, peran aktif ustadzah, dan lingkungan pesantren yang kondusif. Faktor penghambat berupa keterbatasan waktu tatap muka dan perbedaan kemampuan hafalan antar-santri. Metode ini berkontribusi signifikan dalam menginternalisasikan nilai-nilai tauhid dan membentuk karakter santri yang berlandaskan kesadaran muraqabah.