Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH GREEN INOVATION, KAPASITAS OPERASIONAL, DAN LIMPAHAN TEKNOLOGI TERHADAP KINERJA USAHA TANI BELIMBING DI KABUPATEN TUBAN Defi Tristio Putri; Shafira Niken Sari; Amalia Adila Fitri; Indah Novita Sari
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.8755

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kapasitas operasional, inovasi hijau, dan spillover teknologi terhadap kinerja budidaya belimbing di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebanyak 137 petani dari Desa Glagahsari dan Tasikmadu dipilih sebagai responden karena daerah-daerah ini merupakan pusat produksi belimbing utama di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung kapasitas operasional, inovasi hijau, dan spillover teknologi terhadap kinerja pertanian, serta untuk mengevaluasi peran mediasi inovasi hijau dalam memperkuat hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Dengan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 3, penelitian ini memberikan penilaian komprehensif terhadap jalur kausal dan relevansi prediktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas operasional yang tercermin dalam kemampuan petani untuk mengelola sumber daya, meningkatkan keterampilan, dan menerapkan teknik budidaya yang efektif secara signifikan meningkatkan kinerja pertanian. Inovasi hijau, yang mencakup praktik ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang efisien, juga menunjukkan pengaruh positif yang kuat dan berkontribusi pada keberlanjutan jangka panjang. Dampak limpahan teknologi muncul sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi kinerja, menekankan pentingnya transfer pengetahuan, akses ke teknologi modern, kolaborasi eksternal, dan difusi inovasi di kalangan petani. Selain itu, inovasi hijau secara signifikan memediasi pengaruh kapasitas operasional dan limpahan teknologi terhadap kinerja pertanian, sehingga memperkuat efek totalnya. Temuan ini menggarisbawahi perlunya memperkuat keterampilan operasional petani, mendorong adopsi inovasi hijau yang lebih luas, dan meningkatkan akses ke teknologi pertanian modern. Para pembuat kebijakan, lembaga pertanian, dan pemerintah daerah didorong untuk memberikan dukungan yang lebih kuat untuk mendorong pertanian belimbing yang berkelanjutan, produktif, dan kompetitif di Kabupaten Tuban.
Enhancing Competitiveness of Jalerpitu MSME through Legal and Digital Support Defi Tristio Putri; Shafira Niken Sari; Indah Novita Sari; Nadia Salsa Bila; Rizka Syahira Ramadhani; Kharisma Laila Ismawati
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.13609

Abstract

This mentoring program was carried out to assist the Jalerpitu folding table MSME in Mentoro Village, Soko District, Tuban Regency in obtaining business legality, improving digital marketing capabilities, and strengthening brand identity. The main problems faced by the partner include the absence of a Business Identification Number (NIB), low digital literacy, and suboptimal promotion strategies through online media. This program employs the Participatory Action Research (PAR) approach, which positions the business owner as an active subject throughout the entire mentoring process. Through the stages of diagnosis, joint planning, action, and reflection, the facilitators and partners work collaboratively to design and implement solutions according to the real needs of the business. The activities include training and technical assistance in building brand identity through logo and banner design, registration of the NIB through the OSS (Online Single Submission) system, as well as the creation and management of a Shopee account as a digital marketing platform. The entire process is implemented through hands-on learning to ensure the partner can understand and independently repeat each step. The results of the mentoring show a significant increase in the partner's understanding of legal procedures, ability to use digital platforms, and application of marketing strategies through online marketplaces. The development of a more consistent brand identity also enhances product appeal and business visibility. Overall, the application of the PAR approach has proven effective in encouraging active partner involvement, strengthening business capacity, and expanding market sustainably