Layanan laboratorium di perguruan tinggi yang mencakup peminjaman aset, reservasi ruangan, manajemen barang habis pakai, dan penerbitan dokumen administratif memerlukan sistem informasi yang akuntabel. Pengelolaan secara konvensional menggunakan pembukuan kertas menyebabkan riwayat peminjaman sulit ditelusuri, pelaporan lambat, dan tidak terdapat audit trail yang memadai untuk pertanggungjawaban institusional. Penelitian ini merancang Sistem Informasi Manajemen Laboratorium (SIMLAB) berbasis web yang terintegrasi dengan Single Sign-On (SSO) Shibboleth menggunakan pendekatan waterfall pada tahap analisis kebutuhan dan perancangan sistem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa, laboran, dan kepala laboratorium, serta studi pustaka. Rancangan yang dihasilkan terdiri atas arsitektur tiga lapis berbasis React, Express, dan PostgreSQL; model otorisasi Role-Based Access Control dengan enam peran dan derivasi peran multi-sumber yang menggabungkan atribut LDAP, atribut SAML, dan tabel basis data; basis data dengan dua puluh satu entitas yang dikelompokkan ke dalam delapan kluster fungsional; alur persetujuan berjenjang dengan jejak audit per transaksi; notifikasi multi-kanal melalui surel dan WhatsApp dengan retry; serta verifikasi keaslian Surat Bebas Lab berbasis kode QR. Rancangan ini memberikan kontribusi pada blueprint integrasi SSO institusional dan model otorisasi multi-peran untuk laboratorium akademik, serta siap dilanjutkan ke tahap implementasi dan evaluasi penerimaan pengguna.