Penelitian ini dilator belakangi oleh rendahnya keterampilan psikomotorik dan kreativitas siswa kelas XI MIPA 5 MAN 2 Kota Palu dalam memanfaatkan limbah berbentuk bangun datar menjadi produk bernilai guna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengolah limbah melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui instrumen lembar observasi keterampilan proses, penilaian produk (karya limbah), dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan siswa. Hal ini dibuktikan adanya aktivitas siswa menjadi lebih kolaboratif dan inovatif dalam merancang proyek pengolahan limbah dan terdapat kenaikan persentase ketuntasan keterampilan psikomotorik siswa dari Pra Siklus ada 13 siswa mendapatkan kategori Baik atau 35,14% dari 37 siswa dengan kategori kurang, dengan nilai rata-rata keterampilan siswa 57,43 dengan kategori cukup, meningkat pada Siklus I menjadi 18 siswa mendapatkan kategori Baik atau 48,65% dari 37 siswa dengan kategori cukup dengan nilai rata-rata keterampilan siswa 65,37 dengan kategori cukup dan mencapai menjadi 33 siswa mendapatkan kategori Baik hingga Sangat Baik atau 89,19% dari 37 siswa dengan kategori Sangat Baik dengan nilai rata-rata keterampilan siswa 77,87 dengan kategori baik pada Siklus II. Produk yang dihasilkan memenuhi kriteria estetika, ergonomis, dan fungsionalitas berbasis prinsip bangun datar. Penerapan model Project Based Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan mengolah limbah bangun datar pada siswa kelas XI MIPA 5 MAN 2 Kota Palu. Model ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan jiwa kewirausahaan siswa.