Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosa kata (mufrodat) bahasa Arab siswa kelas X B MAN 2 Kota Palu, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Hal ini membuat siswa kesulitan menghubungkan materi kosa kata dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Arab siswa melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X B MAN 2 Kota Palu yang berjumlah 33 siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar (pre test dan post test), lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL secara signifikan dapat meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Arab. Siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengaitkan kosa kata baru dengan situasi praktis sehari-hari. Terjadi peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari tahap Pra siklus dengan nilai rata-rata 57,20 dengan kategori cukup, ada 33,33% yang mendapat kategori baik atau 11 siswa dari 33 siswa dengan kategori kurang. Meningkat pada Siklus I nilai rata-rata 65,1 dengan kategori cukup, ada 45,45 yang mendapat kategori baik atau 15 siswa dari 33 siswa dengan kategori cukup, dan mencapai indikator keberhasilan pada Siklus II dengan nilai rata-rata 77,65 dengan kategori baik, ada 87,88 % yang mendapat kategori baik atau 29 siswa dari 33 siswa dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan ingatan siswa terhadap kosa kata bahasa Arab karena memberikan makna nyata pada setiap materi yang dipelajar di MAN 2 Kota Palu.