Zulaika Harissya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMPRES DINGIN ICE GEL PACK TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POST KATETERISASI JANTUNG AKSES RADIAL DI RS SWASTA BEKASI TIMUR Sunaryo; Armi; Zulaika Harissya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w7ctjd47

Abstract

Kateterisasi jantung melalui akses radial merupakan prosedur diagnostik dan terapeutik yang sering dilakukan pada pasien penyakit jantung koroner. Meskipun akses radial dinilai lebih aman dibandingkan akses femoralis, pasien tetap dapat mengalami nyeri setelah tindakan akibat trauma pembuluh darah, penekanan hemostasis, dan respons inflamasi lokal pada area insersi. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah kompres dingin menggunakan ice gel pack. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres dingin ice gel pack terhadap tingkat nyeri pasien post kateterisasi jantung akses radial.Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi diberikan berupa kompres dingin ice gel pack dengan suhu 15°C selama 15 menit pada area insersi kateterisasi jantung akses radial. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang. Setelah pemberian kompres dingin ice gel pack, jumlah responden dengan nyeri ringan meningkat, sedangkan jumlah responden dengan nyeri sedang menurun. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,001. Kompres dingin menggunakan ice gel pack dapat membantu menurunkan nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien post kateterisasi jantung akses radial. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai tindakan keperawatan mandiri nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pasien post kateterisasi jantung. Namun, penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas intervensi ini.
The effect of health education video on the prevention behaviour of sexually transmitted infections (STI’s) in adolescent Nada Sari; Elfrida Simamora; Zulaika Harissya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 5 (2026): Volume 20 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i5.1386

Abstract

Background: Most sexually transmitted infections (STIs) in adolescents are similar to those in young adults. Adolescence is a phase of life when adolescents reach sexual maturity and begin to make decisions and choices regarding reproductive health. Several factors contribute to adolescents' vulnerability to STIs, including having sexual intercourse, engaging in same-sex sexual relations, and having more than one sexual partner. Common STIs in adolescents include chlamydia, gonorrhea, syphilis, genital herpes, HIV/AIDS, genital warts, pubic lice, and trichomoniasis. Unprotected sexual intercourse among adolescents can have significant impacts. Therefore, it is crucial to provide education to adolescents using learning media through health education programs. Purpose: To identify the effect of health education videos on STI prevention behaviors in adolescents. Method: This study used a quasi-experimental design with a control group. The sample consisted of 169 participants selected using stratified random sampling. Data were collected through pre-tests and post-tests, while data processing was performed using SPSS software with the Wilcoxon test. This study was conducted in three private high schools in Bekasi City from June to July 2024. Results: This study obtained a p-value of 0.000 ≤ 0.005, indicating that health education videos influenced sexually transmitted infection (STI) prevention behavior in adolescents. Conclusion: Health education videos were found to influence sexually transmitted infection (STI) prevention behavior in adolescents. Suggestion: Adolescents should be more aware of the importance of independent STI prevention by seeking the latest information about STIs.   Keywords: Adolescents; Health Education; Preventive Behavior; Sexually Transmitted Infections.