Desti Adha
Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa Kelas IV dalam Proses Pembelajaran Azizanisa; Muhamad Yazid Bukhori; Diyan Puji Lestari; Dhinie Auliya; Dinda Lusiana; Desti Adha
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan pemecahan masalah serta komunikasi matematis siswa kelas IV di SDN 2 Peresak (Jalan Baloq Mekel, Peresak, Kec. Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB 83371), khususnya dalam dinamika pembelajaran di kelas. Kedua kompetensi ini memegang peranan krusial dalam pendidikan matematika modern. Sayangnya, rujukan empiris mengenai perkembangannya di tingkat sekolah dasar daerah perdesaan masih sangat minim. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini melibatkan 28 siswa kelas IV sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi terstruktur selama proses pembelajaran, serta wawancara mendalam bersama enam siswa yang dipilih mewakili kelompok kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Analisis data dikaji melalui model interaktif yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa performa pemecahan masalah siswa masuk dalam kategori sedang (rata-rata 58,6), dengan hambatan terbesar pada fase merumuskan strategi dan mengecek kembali jawaban. Sejalan dengan itu, kemampuan komunikasi matematis siswa juga berada di level sedang (rata-rata 55,3), di mana merumuskan ekspresi matematika formal menjadi aspek yang paling sulit. Ditemukan pula adanya keterkaitan positif yang konsisten antara kedua kemampuan tersebut. Berdasarkan temuan ini, guru disarankan untuk mulai menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah kontekstual secara aktif guna mendongkrak kedua kompetensi ini sekaligus.