Gladistiana Syawal Dinah Senida Putri
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model PRONETA dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara, Berpikir Kritis, dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Gladistiana Syawal Dinah Senida Putri; Fathul Jannah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.761

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar perlu memperkuat keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi sebagai kompetensi penting dalam membangun komunikasi yang bermakna. Namun kenyataan yang ditemukan di lapangan, murid belum memiliki keterampilan tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivtas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis dan kolaborasi dengan penerapan model PRONETA yaitu kombinasi Problem Based Learning, Role Playing, dan Numbered Heads Together, pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu murid kelas III SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin yang berjumlah 14 orang, pada semsester II tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis data secara deskriptif dan analisis kecenderungan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahawa aktivitas guru memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat dari “cukup aktif” menjadi “sangat aktif”. Keterampilan berbicara meningkat dari “Sebagian kecil terampil” menjadi “hampir seluruhnya terampil”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari “Sebagian kecil terampil” menjadi “hampir seluruhnya terampil”. Keterampilan kolaborasi meningkat dari “Sebagian kecil terampil” menjadi “hampir seluruhnya terampil”.