This Author published in this journals
All Journal BASASTRA
Gita, Tiara Ayu Berliana Ana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI SOSIAL DAN FUNGSI SAGE KISAH SITI FATIMAH BINTI MAIMUN DI GRESIK DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT: TEORI FUNGSI BASCOM Gita, Tiara Ayu Berliana Ana
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.79126

Abstract

Seperti daerah lainnya, Gresik memiliki tradisi lisan yang hampir punah karena belum didokumentasikan sehingga tidak diketahui keberadaannya oleh masyarakat setempat, terutama generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempresentasikan nilai, fungsi, dan implementasi sage Siti Fatimah binti Maimun di Gresik yang masih bersifat tradisi lisan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang menganalisis cerita berupa sage Siti Fatiman dengan teoti fungsi Bascom. Yang informan kuncinya adalah warga lokal di Desa Leran yang memahami kisah Siti Fatimah dan pemilihannya dilakukan dengan purposive sampling dan snow ball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang validitasnya diuji melalui triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis yang dilakukan berupa identifikasi data, klasifikasi data, tafsiran data, serta kesimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sosial dalam sage Siti Fatimah binti Maimun terletak pada karakter positif yang dimiliki Nyai siti serta implementasi sikap dari Nyai Siti wajib diteladani oleh masyarakat karena mengandung banyak nilai moral, sosial, dan agama. Adapun fungsi sage Siti Fatimah adalah (1) sebagai alat hiburan karena kisahnya dapat dijadikan sebagai penarik perhatian bagi pendengar, (2) sebagai alat pengesahan pranata dan lembaga kebudayaan dalam rangka menjaga sikap sosial masyarakat, (3) sebagai alat pendidikan, digunakan untuk mengoreksi diri setiap harinya, dan (4) sebagai alat pemaksa dan pengawas digunakan sebagai penetapan tanggal peringatan haul di masyarakat Gresik dan sekitarnya.