Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Risiko Penggunaan Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid Jangka Panjang terhadap Penyakit Ginjal Kronik di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Septi Muharni; Syilfia Hasti; Rizka Meidhika; Fina Aryani; Husnawati Husnawati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v10i2.59263

Abstract

Penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat, memiliki prognosis yang buruk dan banyak menghabiskan biaya dalam perawatannya. Salah satu faktor risiko penyakit ginjal kronikadalah penggunaan obat Anti Inflamasi Nonsteroid (AINS) jangka panjang. AINS bekerja dengan menghambat enzim COX-1 yang berperan dalam mempertahankan perfusi ginjal. Penghambatan ini mengakibatkan terganggunya fungsi ginjal (autoregulasi ginjal) jika digunakan rutin dan dalam jangka waktu panjang, terutama pada pasien dengan faktor risiko seperti pasien hipertensi, gangguan fungsi ginjal dan pasien lanjut usia. AINS sangat mudah diperoleh masyarakat tanpa resep dokter dan menjadi salah satu risiko penggunaan yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kekuatan hubungan antara riwayat penggunaan AINS, frekuensi dan lama penggunaan terhadap kejadian penyakit ginjal kronik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan case control pada 100 pasien (50 kasus penyakit ginjal kronikdan 50 kasus non penyakit ginjal kronik) di Poli Penyakit dalam RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik menunjukkan riwayat penggunaan AINS, frekuensi, dan lama penggunaan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian penyakit ginjal kronik(nilai p>0,05) dengan odds ratio (OR) 2,19; 0,33 dan 0,556. Meskipun tidak bermakna secara statistik, hasil ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan risiko penyakit ginjal kronik pada pasien yang memiliki riwayat penggunaan AINS jangka panjang.
Potential Drug Interactions in Outpatients with Hypertension and Comorbid Type 2 Diabetes Mellitus at Arifin Achmad Regional General Hospital Riau Province Husnawati Husnawati; Rahmayati Rusnedy; Ma'isyatul Fadillah; Reni Zulfitri
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 14, No 1 (2026): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.26554

Abstract

Hypertension and diabetes mellitus are degenerative diseases that if not managed properly will lead to other disease complications. This condition can cause polypharmacy which has the potential to cause drug interactions. The purpose of this study is to determine the presence or absence of drug interactions used in the treatment of hypertension patients with comorbidities of type 2 diabetes mellitus at Arifin Achmad Hospital, Riau ProvinceThis study was conducted using a descriptive analysis design by collecting retrospective data. The samples are all outpatients diagnosed with hypertension and coexisting type 2 diabetes mellitus from January to December 2024 who met the inclusion criteria. The total sample in this study was 110 samples. In this study use one variable, drug interaction. The instrument used in this study was a patient’s medical record. The results obtained were analyzed descriptively with online media screening using Drugs.com and Medscape.com sites and textbook screening such as Stockley's Drug Information Handbook (DIH) Drug Interaction, 12th edition, 2019. The data obtained were analyzed descriptively using percentages. The results showed that there were 70 cases of potential drug interactions. The type of pharmacodynamic interaction was 100% and based on severity there were major interactions of 1,43%, moderate 92,86% and minor 5,71%. These findings indicate the potential for drug interactions in outpatients with hypertension and comorbid type 2 diabetes mellitus, particularly pharmacodynamic interactions.