Alatas, Mochammad Arifin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran Digital Menulis Puisi melalui Media Canvapoet pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Pragaan Sumenep Jamilah, Kamilatun; Alatas, Mochammad Arifin; Susanti, Aria Indah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107305

Abstract

The rapid development of digital technology opens up opportunities for teachers to present learning media that are more interactive and relevant to the characteristics of the digital generation. This study aims to describe the implementation of Canvapoet media in learning to write poetry for seventh grade students of SMPN 1 Pragaan. The method used is descriptive qualitative with observation and interview techniques. The research subjects were seventh grade students, while the focus of the research object was directed at changes in the structure and aesthetics of poetry after the application of CanvaPoet media. Data analysis techniques were carried out following the Miles and Huberman model, which includes three important stages, namely; Data reduction, Data presentation and Conclusion drawing. The results of the study showed a significant increase in student interest and creativity, especially in aspects of diction, imagery, and better poetry organization. CanvaPoet also encourages students to dare to express themselves through a combination of text and visual elements. Obstacles such as limited internet access and technical capabilities can be overcome through intensive guidance and gradual learning. The conclusion of this study is that CanvaPoet is an effective digital learning innovation for developing students’ multiple intelligences and supporting sustainable literacy learning.Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media Canvapoet dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMPN 1 Pragaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, sementara fokus objek penelitian diarahkan pada perubahan struktur dan estetika puisi setelah penerapan media CanvaPoet. Teknik analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap penting yaitu;Reduksi data,Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat dan kreativitas siswa, terutama pada aspek diksi, imaji, serta pengorganisasian puisi yang lebih baik. CanvaPoet juga mendorong siswa untuk berani berekspresi melalui kombinasi teks dan elemen visual. Kendala seperti keterbatasan internet dan kemampuan teknis dapat diatasi melalui bimbingan intensif dan pembelajaran bertahap. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa CanvaPoet merupakan inovasi pembelajaran digital yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan majemuk siswa serta mendukung pembelajaran literasi yang berkelanjutan.
Listentagram: Inovasi Media Pembelajaran Instagram dalam Keterampilan menyimak pada Siswa Kelas X MA An-Najah I Karduluk Sumenep Fitri, Novi Amilia; Alatas, Mochammad Arifin; Jamaluddin, Muhammad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107397

Abstract

This study is motivated by the low interest and effectiveness of listening learning among tenth-grade students, as well as the development of digital technology. The aim of this research is to describe the implementation of an innovative learning media called ListenTagram (Listening via Instagram) in listening lessons for tenth-grade students at MA An-Najah I Karduluk Sumenep. The subjects of this study were the Indonesian language teacher and 25 tenth-grade students. This research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation and interviews. The data analysis techniques used were data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that using Instagram as a listening learning medium created a more interactive, enjoyable, and contextual learning atmosphere. Instagram features such as short videos, captions, and comment sections were utilized to train students in understanding meaning, capturing key information, and developing critical responses to audio-visual content. Student participation also increased as they were not only passively listening but also actively interacting with the material and their peers. The conclusion of this study is that ListenTagram is effective as a digital learning innovation that supports the enhancement of listening skills while fostering sustainable learning interest in the digital era.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan efektivitas pembelajaran menyimak pada siswa kelas X serta adanya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran inovatif bernama ListenTagram (Listening via Instagram) dalam pembelajaran menyimak pada siswa kelas X MA An-Najah I Karduluk Sumenep. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas X yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran menyimak menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan kontekstual. Fitur-fitur Instagram seperti video pendek, caption, dan kolom komentar dimanfaatkan untuk melatih siswa memahami makna, menangkap informasi penting, serta mengembangkan respons kritis terhadap konten audio-visual. Partisipasi siswa juga meningkat karena mereka tidak hanya menyimak secara pasif, tetapi juga aktif berinteraksi dengan materi dan rekan sejawat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ListenTagram efektif sebagai inovasi pembelajaran digital yang mendukung penguatan keterampilan menyimak sekaligus menumbuhkan minat belajar yang berkelanjutan di era teknologi.