Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknologi Augmented Reality (AR) dalam Pembelajaran Interaktif Mengenal Alam dan Lingkungan Sekitar Artsiana, Annisa Fatwa; Sari, Fahma Hanum; Efendi, Candra; Indrapangastusi, Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107223

Abstract

Augmented Reality (AR) has great potential in revolutionizing conventional learning methods, especially in introducing nature and the surrounding environment in a more interactive and immersive way to students. This study aims to examine the application of AR technology in learning to increase interactivity and immersive experiences for students in understanding nature and the surrounding environment. The literature review method is used in this study to collect, analyze, and process relevant data or information from various scientific sources related to the application of AR technology in the context of interactive learning about nature and the environment. Based on various study sources, the application of AR in learning shows that this technology has the potential to increase motivation and strengthen students' understanding, especially regarding nature and environmental issues. AR can also stimulate students' critical thinking skills towards a problem, making AR a more effective medium for a deeper learning experience. Thus, the application of AR technology provides an innovative solution to introduce students to nature and the surrounding environment in a creative and interactive way. Augmented Reality (AR) memiliki potensi besar dalam merevolusi metode pembelajaran konvensional, khususnya dalam memperkenalkan alam dan lingkungan sekitar secara lebih interaktif dan imersif kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi AR dalam pembelajaran dapat meningkatkan interaktivitas dan pengalaman imersif peserta didik dalam memahami alam dan lingkungan sekitar. Metode kajian pustaka digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengolah data atau informasi relevan dari berbagai sumber ilmiah terkait penerapan teknologi AR dalam konteks pembelajaran interaktif mengenai alam dan lingkungan. Berdasarkan berbagai sumber kajian, penerapan AR dalam pembelajaran menunjukkan bahwa teknologi ini berpotensi mampu meningkatkan motivasi dan memperkuat pemahaman peserta didik, khususnya terkait isu alam dan lingkungan. AR juga dapat merangsang kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap suatu masalah sehingga memungkinkan AR sebagai media yang lebih efektif untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam. Dengan demikian, penerapan teknologi AR memberikan solusi inovatif untuk memperkenalkan peserta didik pada alam dan lingkungan sekitar mereka dengan cara yang kreatif dan interaktif.
Konvergensi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal Bagi Siswa Sekolah Dasar Guna Meningkatkan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Lestari, Atsnal Mala; Sari, Fahma Hanum; Ifadha, Fanny Irnadianis; Amilia, Farah Nur
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92642

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya konvergensi antara penggunaan tanaman obat lokal dan pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Ini sangat penting untuk melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia serta dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa, dan juga dapat meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Aspek ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi siswa sekolah dasar. Metode pembelajaran berbasis kearifan lokal dan pemanfaatan tanaman obat lokal dapat dilakukan dengan mengintegrasikan pengetahuan tradisional dan ilmiah dalam kurikulum, siswa dapat belajar mengidentifikasi, menanam, dan merawat tanaman obat lokal secara langsung di lingkungan sekolah atau komunitas. Dengan demikian, metode ini tidak hanya mendukung pendidikan konservasi sumber daya alam tetapi juga mempromosikan kearifan lokal sebagai bagian integral dari pendidikan mereka. Contoh tanaman obat lokal seperti jahe, kunyit, kencur, temulawak, lengkuas, dan daun sirih. Tanaman ini tidak hanya memiliki nilai sebagai sumber pengobatan tradisional tetapi juga sebagai bagian penting dari warisan budaya dan kearifan lokal. Integrasi pengetahuan ini dalam kurikulum sekolah dasar dapat memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan relevan bagi siswa memperluas pemahaman mereka tentang lingkungan alam dan budaya sekitarnya dengan mempelajari tanaman obat lokal,  siswa tidak hanya mengembangkan keterampilan praktis dalam merawat dan menggunakan tanaman tersebut tetapi juga mendukung pelestarian biodiversitas lokal serta mendorong praktik hidup yang berkelanjutan dan berbudaya.