This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekosains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sebaran Land Surface Temperature, Indeks Kerapatan Vegetasi dan Indeks Kerapatan Bangunan Di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Wahyuningtyas, Junieta; Rahmadana, Muhammad Irfan; Fatin, Salma Kamiliya; Wela, Syahita Martha De; Wardha'adlina, Wian Ayu
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan lahan mengacu pada aktivitas manusia yang terjadi pada sebidang tanah tertentu dan cara pemanfaatannya. Penelitian dilakukan pada bulan November 2023 di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari citra landsat yang diolah dengan software arcgis menggunakan indeks kerapatan vegetasi dan Land Surface Temperature. Berdasarkan hasil interpretasi visual dan pengetahuan analis terhadap karakteristik sebaran tutupan lahan di Desa Pondok, teridentifikasi lima tipe, merupakan jenis tutupan lahan terakhir yaitu lahan bangunan, sawah, semak belukar, kebun, ladang dan lahan kosong. Berdasarkan hasil NDVI Badan Air memiliki kontribusi yang sangat kecil terhadap total luas area, yaitu hanya 0.09 Ha atau 0.07%. Sementara Non-Vegetasi memiliki luas area 2.4 Ha yang menyumbang 1.81% dari total luas area. Tidak Rapat memperlihatkan luas area sebesar 32.8 Ha atau 24.69% dan Cukup Rapat dengan 46.57 Ha atau 35.04%. Klasifikasi dengan luas area terbesar adalah Rapat, mencapai 50.96 Ha atau 38.35%. Hasil analisis LST menunjukkan variasi suhu yang signifikan, dengan suhu terendah 25,66°C dan suhu tertinggi mencapai 30,77°C. Hasil NDBI total luas keseluruhan adalah 133,04 Ha dengan wilayah dengan suhu Permukiman jarang mendominasi, mencakup 48,12 hektar dari total luas area. Permukiman Rapat memiliki luas area sekitar 35,08 hektar atau hampir 26,37%. Non Permukiman, menyumbang sekitar 31,28 hektar atau 23,51%. Permukiman sangat rapat memiliki luas sekitar 18,57 hektar atau 13,96%.
Kajian Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan (Green Waste) Yang Diterapkan Rw 9 Dalam Mendukung Konsep Green Economy Di Desa Pondok, Kab. Klaten Wahyuningtyas, Junieta; Rahmadana, Muhammad Irfan; Fatin, Salma Kamiliya; Wela, Syahita Martha De; Wardha'adlina, Wian Ayu
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan populasi manusia dan aktivitas industri telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam produksi sampah. Konsep green waste dan green economy secara holistik menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan kembali limbah organik sebagai sumber daya berharga, yang tidak hanya mendukung upaya penciptaan lingkungan bebas sampah (zero waste), tetapi juga memperluas pasar baru dan menciptakan lapangan kerja dalam sektor ekonomi hijau, sambil mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas. Dalam esensinya, transisi ini mendorong pola konsumsi dan produksi yang lebih berkelanjutan dengan mengubah paradigma limbah dari sesuatu yang harus dibuang menjadi potensi bernilai, menjunjung tinggi prinsip efisiensi, daur ulang, dan pemanfaatan kembali dalam upaya melindungi lingkungan dan mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya. Tujuan dari pembuatan artikel ini yaitu untuk menganalisis pengembangan tata kelola sampah ramah lingkungan (green waste) yang diterapkan oleh warga RW 9 Desa Pondok dalam mendukung konsep green economy di Desa Pondok. Penelitian ini dilakukan di RW 9 Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Purposive Sampling. Informan pada penelitian ini adalah masyarakat RW 9 yang secara luas dianggap representatif atau mewakili. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan pengelolaan sampah ramah lingkungan (Green Waste) di RW 9 Desa Pondok telah sukses mendukung konsep Green Economy. Masyarakat RW 9 tidak hanya memahami konsep-konsep tersebut, tetapi juga aktif berperan dalam pengelolaan sampah yang dapat didaur ulang, menghasilkan manfaat berupa lapangan pekerjaan, pemasukan ekonomi dari produk daur ulang, serta efisiensi penggunaan sumber daya untuk mengurangi dampak lingkungan negatif dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
Analisis Parameter Fisika dan Kimia Mata Air di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Sebagai Landasan Kualitas Air Minum Wardha'adlina, Wian Ayu
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan elemen vital yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di bumi. Permintaan akan air bersih terus meningkat seiring dengan pertambahan populasi manusia. Namun, realitanya, kualitas dan jumlah air semakin menurun dan mengalami penyimpangan sebagai akibat dari eksploitasi yang berlebihan serta kegiatan manusia yang kurang memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Standar kualitas air harus dijaga atau dicapai agar dapat digunakan secara berkelanjutan sesuai dengan tingkat mutu yang diinginkan. Oleh karena itu, pengujian diperlukan untuk menilai kesesuaian kualitas air dengan kebutuhannya. Penelitian ini dilakukan di mata air Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengukuran lapangan yaitu pengambilan sampel mata air yang kemudian diuji beberapa parameter fisika dan kimia seperti suhu, pH, TDS, dan DO menggunakan horiba multiparameter dan pH meter. Kemudian data sekunder diperoleh dari studi literatur yang relevan dengan topik yang dibahas. Analisis data pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dengan membandingkan hasil uji parameter dengan Standar Baku Mutu Air Minum No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, kualitas air dari mata air yang ada di Desa Pondok berdasarkan parameter fisika dan kimia yang diuji yaitu bau, rasa, TDS, kekeruhan, suhu, dan pH semua memenuhi baku mutu yang ditetapkan pada Standar Baku Mutu Air Minum No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Upaya untuk mempertahankan kualitas air juga sangat penting dilakukan. Salah satunya yaitu dengan revitalisasi sumber daya air yang ada.