Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Siswa Siswi di MTSN 01 Kendari Hartati Bahar; Nabila Rezky Amalia; Nur Indriyani; Putri Gizka Gauzalia; Sri Rahayu; Sri Tandi Gala; Widya Sartika
The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Vol. 3 No. 2 (2025): The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/tjghpsr.v3i2.766

Abstract

The issue of adolescent reproductive health remains a major challenge in Indonesia, significantly impacting the future of the younger generation. Research by the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) and the Ministry of Health in October 2020 indicated that approximately 62.7% of Indonesian adolescents had engaged in premarital sexual relations, with 20% of 94,270 out-of-wedlock pregnancies occurring in adolescent girls, and 21% of these resulting in abortion. This study aimed to enhance MTsN 01 Kendari students with knowledge about the importance of reproductive health, and to measure their knowledge levels through pre-post questionnaire distribution using educational media. The research employed a Pre-Experimental design with a One Group Pre-test - Post-test Design. The study population consisted of 7th-grade students from MTsN 01 Kendari, with a sample size of 35 individuals selected using purposive sampling. Data collection involved questionnaires administered to respondents before and after the educational intervention. The study results showed that the education significantly improved students' knowledge of reproductive health. Based on the pre-test results, 31 (88.57%) students were in the "good" category and 4 (11.43%) were in the "sufficient" category. Subsequently, a significant change was observed in the knowledge distribution based on the post-test, where 35 (100%) students were in the good category. Analysis using a paired-samples t-test revealed that p(0.000)<α(0.05), indicating that H0 was rejected and H1 was accepted. This demonstrates a significant difference between the mean results of the pre-test and post-test after the educational intervention.
Hubungan Ketersediaan Tempat Sampah dengan Perilaku Buang Sampah Sembarangan pada Mahasiswa Kos Depan Kampus Universitas Halu Oleo Siti Rabbani Karimuna; Nur Indriyani; Waode Fitria Wulandari; Rahma Aulia K; Talsa Karta Ballasari; Margareta Semu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9526

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang serius di Indonesia, termasuk di lingkungan kampus dan kawasan kos mahasiswa. Perilaku membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, menyumbat saluran drainase, serta menjadi tempat berkembangbiaknya berbagai vektor penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Kurangnya kesadaran individu serta minimnya fasilitas pendukung seperti tempat sampah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan tempat sampah dengan perilaku membuang sampah sembarangan pada mahasiswa kos depan Kampus Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 101 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah disesuaikan dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kepercayaan 95% melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20 tahun sebanyak 35,6% dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 77,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai korelasi (R) sebesar 0,248 dengan nilai p-value sebesar 0,012 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara ketersediaan tempat sampah dengan perilaku membuang sampah sembarangan, meskipun tingkat kekuatan hubungan tergolong lemah. Semakin baik ketersediaan tempat sampah, maka perilaku responden dalam membuang sampah juga cenderung semakin baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyediaan fasilitas tempat sampah yang memadai perlu disertai dengan peningkatan edukasi, pengawasan, dan kesadaran lingkungan untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat pada mahasiswa.