Novita Puspita Dewi
STIKES Guna Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Persalinan Prematur di Puskesmas Pacitan Alip Kuntari; Novita Puspita Dewi; Fatya Nurul Hanifa
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 3 No. 4 (2025): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v3i4.869

Abstract

Preterm birth is a serious threat and a leading cause of neonatal morbidity and mortality in Indonesia. Preterm birth is caused by various factors induding hypertension, paristy, occupation, poor nutritional status, and maternal age during pregnancy. The purpose of this study was to determine the relationship between these faktors and preterm birth at the Pacitan community health Center. Method : The study population was all 420 mothers giving birth in 2023-2024 at the Puskesmas Pacitan, and the sample size was adjusted to the case, resulting in 74 pregnant women with 34 respondens in the case group and 34 in the control group. A retrospective cohorrt study with a case-control approschh was used. Statistical test used chi-square for bivariate test and multivariate tests with logistic regression to analyze categorial data and measure the strength of the relationship. The results of the statistical analysis are as follows: a bivariate test using chi-square analysis of factors affecting the incidence of prematurity revealed maternal age during pregnancy (p-value 0,022), occupation (p-value 0,173), parity (p-value 0,047), nutritional status (p-value 0,047), and hypertension (p-value 0,058). The results of the binary logistic regression test showed that maternal age during pregnancy, parity,and nutriitional status werw all significant (p = 0,000). A nagelkerke  R2 of 1.000 indicated that the model was able to explain 100% of the variation in the incidence of prematurity. Conclusion: there is a relationship between maternal age during pregnancy, parity, maternal nutritional, and hypertension with the incidence of prematurity. There is no relationship between occupation and the incidence of prematurity.
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Gizi pada Remaja Putri Melalui Edukasi Pencegahan Anemia di SMK PAB 8 Sampali Syahroni Damanik; Siswanto Pabidang; Novita Puspita Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2 (2026): Edisi Juli
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i2.6994

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri masih tergolong tinggi. Data menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri mencapai sekitar 32% berdasarkan Riskesdas 2018 , bahkan beberapa studi lain melaporkan angka yang lebih tinggi, yaitu lebih dari 30% secara nasional. Pada tingkat lokal, angka kejadian dapat lebih tinggi, misalnya mencapai 44% pada beberapa wilayah. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, anemia masih menjadi masalah gizi utama remaja putri, dimana masih banyak ditemukan remaja putri yang mengalami anemia. Hal ini menunjukkan bahwa anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang serius dan memerlukan perhatian khusus. Tingginya angka kejadian anemia ini menunjukkan bahwa remaja putri masih menjadi kelompok yang rentan, terutama akibat kurangnya asupan zat gizi yang memadai serta rendahnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan pencegahan anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang tepat, salah satunya melalui edukasi peningkatan pengetahuan gizi, untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri khususnya di lingkungan sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan mengenai gizi pada remaja putri melalui edukasi pencegahan anemia di SMK PAB 8 Sampali. Desain pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode evaluasi efektif program pengabdian dengan menggunakan rancangan one group pretest postest design. Jumlah responden sebanyak 20 remaja putri. Hasil menunjukan nilai p value 0.000 sehingga ada pengaruh Pemberian Edukasi Tentang Gizi Pada Remaja Putri terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Anemia di Kelas XII di SMK PAB 8 Sampali Tahun 2026. Kesimpulan ada pengaruh edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia.