Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 1 Barenglor Marhamatus Sa’adah; Nela Rofisian; Putri Zudhah Ferryka
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS materi “Daerahku Kebanggaanku” guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Barenglor. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli materi sebesar 90%, ahli media sebesar 93%, dan ahli praktisi sebesar 96%, sehingga dinyatakan layak tanpa revisi. Uji efektivitas melalui analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai sebesar 0,53 dengan kategori sedang. Selain itu, hasil angket menunjukkan respons siswa yang positif terhadap penggunaan LKPD, serta instrumen penelitian dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,895. Temuan ini mengindikasikan bahwa LKPD berbasis PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada materi lain sesuai kebutuhan pembelajaran.