Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rotasi Audit, Leverage, Audit Tenure, Reputasi KAP, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Audit Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Pemoderasi Jeremi Sabam Fermana Sinaga; Annisa Dian Wulandari; Feby Trias Wahyuni; Harti Budi Yanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rotasi audit, leverage, masa jabatan audit (audit tenure), reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), dan ukuran perusahaan klien terhadap kualitas audit, dengan komite audit sebagai variabel pemoderasi. Kualitas audit diukur menggunakan model Discretionary Accrual yang dimodifikasi oleh Jones (Modified Jones Model) sebagaimana dikembangkan oleh Dechow (1995). Sampel penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling, sehingga terpilih 50 perusahaan yang bergerak di sektor energi dan infrastruktur sebagai objek penelitian, dengan periode laporan keuangan tahun 2021 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian secara empiris. Selain itu, keberadaan komite audit dianalisis sebagai faktor yang mampu memperkuat atau memperlemah pengaruh variabel independen terhadap kualitas audit perusahaan. Pemilihan sektor energi dan infrastruktur didasarkan pada karakteristik industri yang memiliki tingkat kompleksitas operasional dan kebutuhan pengawasan keuangan yang tinggi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur auditing serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi perusahaan, auditor, dan regulator dalam meningkatkan kualitas audit dan tata kelola perusahaan yang lebih baik. Penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan informasi tambahan mengenai pentingnya efektivitas pengawasan internal perusahaan dalam menjaga independensi auditor, meningkatkan transparansi laporan keuangan, serta mendukung terciptanya kepercayaan investor terhadap kinerja dan kredibilitas perusahaan di pasar modal.