Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan Kepercayaan Diri Anak Melalui Edukasi Anti Bullying Dan Latihan Ekspresi Diri Fingki Femita; Husnul Hotimah; Karimatul Alifah; Melisa Putriana; Rahma Oktapiana; Rina Pebriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses serta dampak penerapan program pembinaan kepercayaan diri anak melalui edukasi anti-bullying dan latihan ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyah RT 24 Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 sampai dengan 06 Maret 2026 dengan subjek penelitian yaitu anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program. Program yang diberikan meliputi edukasi mengenai pengertian dan dampak bullying, diskusi interaktif, serta latihan ekspresi diri seperti berbicara di depan teman, menyampaikan pendapat, dan kegiatan yang mendorong keberanian anak dalam berinteraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi anti-bullying yang dipadukan dengan latihan ekspresi diri mampu meningkatkan keberanian anak untuk berbicara, mengemukakan pendapat, serta berinteraksi dengan teman sebaya secara lebih positif. Selain itu, anak-anak juga mulai memahami pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari perilaku bullying dalam lingkungan sosial. Dengan demikian, program pembinaan yang dilakukan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kepercayaan diri serta membangun lingkungan sosial yang lebih sehat bagi anak-anak di panti asuhan.
Keadilan Di Tengah Tekanan : Peran Organizational Justice Dalam Menekan Stress Kerja Pada Pegawai Milenial Dengan Tuntunan Tinggi Az-zahra Atika Putri; Risky Intan Permata Hutahaeyan; Heppy Desmita Haryana; Melisa Putriana
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1537

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran persepsi keadilan organisasi dalam menurunkan stres kerja pada pekerja milenial melalui survei kuantitatif terhadap 83 partisipan. Instrumen 20 item menunjukkan reliabilitas tinggi (α = 0,871) dan layak untuk analisis faktor (KMO = 0,799). Hasilnya mengidentifikasi lima faktor utama: keadilan prosedural/interaksional, distributif, informasional, kejelasan prosedur, serta aspek terkait stres. Analisis menegaskan bahwa keadilan prosedural dan interaksional paling berpengaruh, terutama terkait perlakuan atasan dan konsistensi kebijakan. Responden juga menilai positif keadilan distributif, khususnya keseimbangan beban kerja. Kejelasan prosedur dan keadilan informasional memperkuat persepsi transparansi organisasi. Secara keseluruhan, keadilan organisasi berfungsi sebagai mekanisme protektif yang menurunkan tekanan psikologis. Temuan ini menekankan pentingnya komunikasi, transparansi, dan interaksi interpersonal untuk menciptakan lingkungan kerja sehat dan produktif.