Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Dana Zakat Untuk Modal Usaha Di Laznas Al Irsyad Perspektif Fatwa DSN MUI No.4 Tahun 2003 Dwi Amelia Fitrianingrum
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.754

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan dana zakat sebagai modal usaha di Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Al Irsyad dalam perspektif Fatwa DSN MUI No. 4 Tahun 2003 tentang murabahah. Fatwa tersebut menjadi landasan normatif bagi penyaluran dana zakat ke dalam kegiatan ekonomi produktif, khususnya dalam bentuk modal usaha bagi mustahiq. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hukum normatif-empiris, yang menggabungkan analisis dokumen peraturan dan fatwa yang relevan dengan data lapangan dari wawancara dan observasi langsung di LAZNAS Al Irsyad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZNAS Al Irsyad telah menjalankan program zakat produktif yang menyalurkan dana kepada pengusaha kecil dan mikro melalui skema murabahah, di mana penerima manfaat mendapatkan modal usaha dalam bentuk barang bukan uang tunai. Mekanisme ini sejalan dengan semangat Fatwa DSN MUI No. 4 Tahun 2003 yang mensyaratkan transaksi murabahah berbasis aset, bukan tunai. Namun, beberapa kesenjangan operasional ditemukan, antara lain minimnya pengawasan pascapenyaluran dan ketiadaan akad tertulis formal yang secara eksplisit merujuk pada fatwa tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa program ini secara substantif telah sesuai dengan fatwa, namun membutuhkan penguatan prosedural untuk memastikan kepatuhan hukum dan syariah secara menyeluruh.