Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemitraan Guru Dan Orang Tua Dalam Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini Di Era Society 5.0 Salsabila Shofi Nur’aini; Endah Tejaningsih
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.788

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini menuntut sinergi antara guru dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran pada era Society 5.0. Kemitraan ini penting karena anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga membutuhkan pendampingan di rumah agar perkembangan sosial, emosional, dan kognitif berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kemitraan, tantangan, dan strategi kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di TK Aisyiyah Cabang Kartasura dengan subjek kepala sekolah dan orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan guru dan orang tua terbangun melalui komunikasi digital menggunakan WhatsApp, kegiatan parenting, serta pendampingan belajar di rumah. Komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian informasi, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan antara sekolah dan keluarga. Tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu orang tua, perbedaan literasi digital, serta pengawasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Strategi yang diterapkan berupa komunikasi terbuka, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah, dan penguatan pembelajaran di rumah. Sinergi antara guru dan orang tua berperan penting dalam menjaga konsistensi pendidikan anak usia dini. Keberhasilan kemitraan ditentukan oleh kemampuan kedua pihak dalam membangun komunikasi yang adaptif dan berkelanjutan sehingga berdampak pada optimalisasi perkembangan anak di era Society 5.0.
Komunikasi Guru dengan Orang Tua dalam Menyampaikan Perkembangan Anak di Pendidikan Anak Usia Dini Shubuha Nisrina Aushofia; Endah Tejaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.2268

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komunikasi dan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menyampaikan perkembangan anak pada pendidikan anak usia dini. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam bentuk komunikasi yang dilakukan, hambatan yang dihadapi, serta upaya guru dalam menjaga efektivitas kerja sama agar perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru serta beberapa orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua dilakukan dalam dua bentuk, yaitu secara langsung melalui pertemuan tatap muka di sekolah seperti saat penjemputan anak atau kegiatan parenting, dan secara tidak langsung melalui media digital, terutama aplikasi WhatsApp, untuk menyampaikan informasi harian, foto kegiatan anak, maupun laporan perkembangan belajar. Hambatan yang muncul antara lain kesibukan orang tua yang bekerja, sehingga tidak selalu memiliki waktu untuk hadir dalam pertemuan, kurangnya perhatian terhadap pesan digital, serta perbedaan persepsi dalam memahami informasi yang diberikan oleh guru. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya strategis, seperti menggunakan pendekatan empatik, membangun komunikasi yang fleksibel dan dua arah, serta menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang efektif dan kolaborasi positif antara guru dan orang tua berperan penting dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung perkembangan optimal anak usia dini.
Penerapan Prinsip Sekolah Ramah Anak di TK Aisyiyah Cabang Kartasura Adelia Alfina Febriyani; Endah Tejaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan prinsip Sekolah Ramah Anak (SRA) di TK Aisyiyah Cabang Kartasura serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan yang berorientasi pada grounded theory. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak didik di TK Aisyiyah Cabang Kartasura. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran, wawancara tidak terstruktur dengan guru, serta dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan program sekolah. Data dianalisis menggunakan teknik constant comparative analysis yang meliputi open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Sekolah Ramah Anak telah diterapkan dengan baik melalui penyediaan lingkungan belajar yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung aktivitas anak. Guru menerapkan pembelajaran yang menyenangkan melalui metode bercerita, penggunaan komunikasi positif, serta pendekatan yang penuh kasih sayang dan bebas dari kekerasan. Penerapan disiplin positif dilakukan melalui pembiasaan sederhana yang mendorong kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, sekolah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran tanpa diskriminasi serta menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua melalui program parenting class. Faktor pendukung implementasi SRA meliputi komitmen guru, dukungan manajemen sekolah, lingkungan belajar yang kondusif, dan keterlibatan aktif orang tua. Adapun hambatan yang ditemukan berasal dari perbedaan pola pengasuhan di rumah serta kebiasaan kurang baik yang dibawa anak dari lingkungan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Sekolah Ramah Anak di TK Aisyiyah Cabang Kartasura telah berjalan secara optimal dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung perkembangan anak secara holistik sesuai dengan kebutuhan dan hak-hak anak.