Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2019–2024 Egi Setiawan; Pakri Fahmi; Fitriani Ariska
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2019–2024 serta mengidentifikasi pengaruhnya terhadap indikator kesejahteraan masyarakat. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah tingginya realisasi anggaran DAK yang belum tentu berbanding lurus dengan perbaikan kondisi kesejahteraan masyarakat di daerah penerima. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sifat deskriptif dan asosiatif. Data sekunder berupa realisasi DAK dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan data indikator kesejahteraan masyarakat dari Badan Pusat Statistik, meliputi tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran selama periode 2019–2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji efektivitas berdasarkan rumus Mahmudi, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana, serta dilengkapi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penggunaan DAK di Kabupaten Bengkulu Utara tergolong sangat efektif dari sisi penyerapan anggaran dengan persentase antara 93% hingga 99%. Namun, secara statistik penggunaan DAK tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,4684 (>0,05). Hubungan antara DAK dan kesejahteraan masyarakat bersifat negatif dan lemah dengan koefisien korelasi sebesar -0,371. Nilai R-squared sebesar 13,80% menunjukkan kontribusi DAK yang relatif kecil terhadap variasi kesejahteraan. Meskipun DAK efektif secara administratif, namun belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan optimalisasi pemanfaatan DAK yang lebih berorientasi pada outcome dan kebutuhan lokal