Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Buku Cerita Komik Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD Hani Binti Rishadi; Putri Zudhah Ferryka; Isna Rahmawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.889

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering dianggap sulit dan kurang menarik oleh siswa sehingga motivasi belajar cenderung rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media buku cerita komik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas IV SD Negeri Sapen Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa kelas IV SD Negeri Sapen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, pretest, dan posttest. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, ahli praktisi, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku cerita komik dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 96% dengan kategori sangat layak, ahli media sebesar 88% dengan kategori layak, dan ahli praktisi sebesar 94% dengan kategori sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,6337 termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,1384 termasuk kategori rendah. Dengan demikian, media buku cerita komik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar.