Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komparatif Framing Isu Transisi Energi pada Media Lintas Kawasan Pasca-Konflik Timur Tengah Decky Apriza Hamdani Putra; Muhammad Rafka Andika; Muhammad Rizkyandra Alghifari; Naura Permata Salsabila; Padlam Perkasa Alam; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan cara pembingkaian isu transisi energi di media daring dari Indonesia, Eropa/Amerika, serta Timur Tengah setelah konflik Iran–AS–Israel. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini memanfaatkan model pembingkaian Robert Entman yang mencakup definisi masalah, interpretasi penyebab, evaluasi moral, serta rekomendasi solusi. Data diperoleh dari sembilan media daring dan dianalisis secara komparatif untuk melihat persamaan maupun perbedaan sudut pandang dalam pemberitaan mengenai isu transisi energi di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Hasil penelitian mengungkap pola pembingkaian yang berbeda: media Indonesia menonjolkan keamanan energi nasional, media Barat menggarisbawahi krisis energi global serta ketergantungan pada bahan bakar fosil, sedangkan media Timur Tengah menekankan ketidakadilan struktural dan keadilan energi. Perbedaan perspektif tersebut menunjukkan bahwa latar belakang politik, ekonomi, dan geografis turut memengaruhi cara media membingkai suatu isu. Meskipun terdapat perbedaan tersebut, seluruh media sepakat bahwa konflik geopolitik semakin mendesakkan perlunya transisi energi. Penelitian ini dibatasi oleh cakupan sumber media dan rentang waktu penelitian yang relatif terbatas. Temuan ini menegaskan peran pembingkaian media dalam membentuk persepsi masyarakat serta memberikan masukan untuk menyusun strategi komunikasi energi yang lebih efektif, adaptif, dan kontekstual di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan energi serta dinamika geopolitik global yang terus berkembang dan berkelanjutan.