Penentuan penduduk miskin di Desa Katobu, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat masih dilakukan secara manual dan kurang didukung oleh sistem yang objektif. Hal ini menyebabkan kurangnya akurasi dalam proses seleksi dan pemberian bantuan sosial, sehingga tidak jarang menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang dapat membantu pemerintah desa dalam menentukan calon penerima bantuan dengan lebih tepat dan objektif. Metode yang digunakan dalam sistem ini adalah Profile Matching, yaitu dengan membandingkan data kriteria calon penerima bantuan dengan profil ideal yang telah ditentukan berdasarkan standar kemiskinan. Metode ini mengukur kesesuaian antara nilai aktual dan nilai ideal dengan menghitung nilai GAP sebagai dasar perhitungan peringkat. Hasil yang dari penelitian ini adalah tersedianya sistem berbasis komputer yang mampu memberikan rekomendasi calon penduduk miskin secara cepat, akurat, dan transparan. Manfaat dari sistem ini adalah membantu pemerintah desa dalam mengambil keputusan yang lebih adil serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penentuan penerima bantuan The determination of the poor population in Katobu Village, Wadaga District, West Muna Regency is still done manually and is not supported by an objective system. This causes a lack of accuracy in the selection process and provision of social assistance, so that it often causes public dissatisfaction. This study aims to build a decision support system that can help the village government in determining prospective aid recipients more precisely and objectively. The method used in this system is Profile Matching, which is by comparing the criteria data for prospective aid recipients with the ideal profile that has been determined based onpoverty standards. This method measures the suitability between actual values and ideal values by calculating the GAP value as the basis for calculating the ranking. The results of this study are the availability of a computer-based system that is able to provide recommendations for prospective poor residents quickly, accurately, and transparently. The benefits of this system are to help the village government in making fairer decisions and increasing public trust in the process of determining aid recipients.