Miswanto Miswanto
Universitas Kiai Abdullah Faqih, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Transformation of Moderate Islamic Education: Weaving Communal and National Harmony Miswanto Miswanto
Serambi Madina: `Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Serambi Madina: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/sm-jis.v1i1.2814

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan historis, implementasi, serta tantangan dan peluang pendidikan Islam moderat di Indonesia dalam rangka memperkuat karakter bangsa yang toleran dan berkeadaban. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur ilmiah terkini yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal, serta dokumen kebijakan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai konstruksi pendidikan Islam moderat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam moderat memiliki akar historis yang kuat sejak masa kolonial hingga pasca kemerdekaan, dengan lembaga-lembaga seperti pesantren, madrasah, dan organisasi Islam memainkan peran signifikan dalam menjaga nilai keseimbangan, toleransi, dan inklusivitas. Selanjutnya, hasil analisis kurikulum mengungkap bahwa nilai-nilai moderasi telah terintegrasi melalui penguatan materi akidah, akhlak, dan praktik sosial keagamaan, meskipun implementasinya masih menghadapi beberapa kendala seperti kurikulum yang dogmatis, keterbatasan pelatihan guru, dan minimnya sumber daya. Penelitian ini juga menegaskan bahwa tantangan eksternal berupa radikalisasi, globalisasi, serta persepsi masyarakat dapat diatasi melalui sinergi kebijakan pemerintah, penguatan peran lembaga pendidikan, dan meningkatnya kesadaran sosial. Keseluruhan hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam moderat memiliki potensi besar untuk mengembangkan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan responsif terhadap dinamika zaman.