Novi Febriyani
Universitas Teuku Umar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesejahteraan Desa Seuradeuk Melalui Pemberdayaan Kesehatan Dan Ekonomi, Berbasis Partisipasi Masyarakat Lisa Imelda; Raudah Cibro; Delis Pani Berutu; Bella Monica Ramadhona; Novi Febriyani; Sastra Purnawan; Ramadandi; Muhammad Yusra
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.6

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan desa melalui pemberdayaan berbasis partisipasi warga. Kegiatan KKN di Desa Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan selama 34 hari dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Tujuan utama program ini adalah memperkuat kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan dan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal serta peningkatan kesadaran hidup sehat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, dimulai dari observasi, diskusi bersama perangkat desa, hingga implementasi program prioritas dan kegiatan pendukung. Hasil kegiatan meliputi program utama berupa pelatihan pengolahan pisang menjadi selai, pembuatan tempe, dan produksi toge yang memberikan nilai tambah ekonomi dan keterampilan baru bagi warga. Selain itu, program tambahan seperti mengajar di sekolah, senam sehat, Jumat bersih, dan pembuatan palang informasi desa berhasil meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta identitas desa. Keberhasilan program didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, semangat gotong royong, serta dukungan aparatur desa, meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan peralatan, jaringan komunikasi, cuaca, dan anggaran. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan kesehatan dan ekonomi berbasis partisipasi masyarakat mampu meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesejahteraan warga. Rekomendasi yang diajukan meliputi pendampingan berkelanjutan, pengadaan peralatan pengolahan yang memadai, perbaikan infrastruktur komunikasi, serta penguatan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat agar program yang telah dirintis dapat berlanjut secara mandiri dan berkesinambungan.