p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Reinha
Laurentius Prasetyo
Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DUALISME YOHANES YANG NON-DIKOTOMIS: TERANG-GELAP, ATAS-BAWAH, DAN ROH-DAGING SEBAGAI STRUKTUR PEWAHYUAN Janti Sudono; Laurentius Prasetyo; Felisitas Yuswanto
Jurnal Reinha Vol 17 No 1 (2026): JURNAL REINHA
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v17i1.509

Abstract

  Penelitian ini membahas dualisme dalam Injil Yohanes, khususnya terang-gelap, atas-bawah, dan roh-daging. Dualisme ini kerap ditafsirkan secara dikotomis atau bahkan cenderung gnostik. Melalui pendekatan teologis-biblis dengan analisis eksegetis-naratif dan sintesa kristologis, penelitian ini berargumen bahwa dualisme Yohanes bukan merupakan pembelahan ontologis antara realitas ilahi dan manusiawi, melainkan berfungsi sebagai struktur pewahyuan yang mengarahkan pembaca pada dinamika relasional iman.  Analisis terhadap teks-teks kunci Injil Yohanes menunjukkan bahwa oposisi-oposisi tersebut berpusat pada peristiwa inkarnasi kristiani sebagai kunci hermeneutik yang menyatukan dimensi ilahi dan manusiawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terang-gelap menyingkapkan dinamika relasional, kehadiran Allah dan keputusan iman manusia, atas-bawah menegaskan asal pewahyuan dan pengutusan Kristus, sementara roh-daging mengartikulasikan respons iman yang bersifat eksistensial. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembacaan non-dikotomis memandang dualisme Yohanes sebagai struktur pewahyuan kristologis yang koheren, yang   mengintegrasikan inisiatif Allah dan respons manusia.
AJARAN CINTA KASIH SEBAGAI LANDASAN ETIKA DI MEDIA SOSIAL BAGI ORANG MUDA KATOLIK Severinus Buang Piran; Laurentius Prasetyo
Jurnal Reinha Vol 17 No 1 (2026): JURNAL REINHA
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v17i1.519

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah realitas keterlibatan OMK yang aktif berinteraksi dan berekspresi di ruang digital namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran etis. Tujuan penelitian adalah untuk merumuskan bentuk etika yang berlandaskan ajaran cinta kasih (agape) bagi Orang Muda Katolik (OMK) di ruang digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan teologis deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Relevansinya adalah dengan membagikan renungan harian dan refleksi pribadi, menghindari hoaks dan ujaran kebencian, serta mempublikasikan tulisan, gambar, dan video yang memotivasi dan inspiratif. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada upaya pengintegrasian ajaran cinta kasih (agape) sebagai landasan etika bagi OMK di ruang media sosial. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aktualisasi ajaran cinta kasih dapat diwujudkan dengan praktik etika digital berupa penggunaan bahasa yang penuh kasih, menolak ujaran kebencian dan perundungan siber, serta penyebaran konten positif dan inspiratif. Berbagai praktik ini dapat menjadi acuan praktis bagi OMK dalam membangun relasi yang sehat dan bertanggung jawab di ruang media digital.