Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberian Pendidikan Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Dengan Asam Urat Di Kelurahan Lebong Gajah Nurjannah; Resti Maisa Lindra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.101

Abstract

Asam urat atau penyakit yang dikenal sebagai artritis gout adalah penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari sendi yang ditandai dengan rasa sakit yang terasa di sendi sangat menyakitkan sebagai akibat dari pengendapan kristal monosodium urat dikumpulkan dikirim karena hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah. Lansia sering mengalami kekambuhan karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran dalam mencegah kambuhnya penyakit asam urat. Sehingga diperlukannya pendidikan kesehatan tentang asam urat agar dapat meminimalisir terjadinya asam urat serta kekambuhannya pada lansia. Ada banyak jenis media yang dapat digunakan untuk melakukan pendidikan kesehatan salah satunya menggunakan audio visual dengan menggunakan materi dan pemahamannya melalui pengelihatan dan pendengaran diharapkan dapat lebih efektif dalam menyampaikan materi pendidikan kesehatan pada lansia. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil analisis diketahui nilai rata-rata setelah pos-test adalah 8,33 > dari nilai pre-test 6,07. Hasil analisis bivariat diperoleh p value 0,000. Artinya terdapat perbedaan rata-rata nilai lansia sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan audio visual terhadap tingkat pengetahuan lansia dengan asam urat diposyandu lansia bina sejahtera.
Efektivitas Latihan Fisik Terhadap Kualitas Hidup Lansia Dengan Osteoarthritis Di Lebung Gajah Palembang Nurjannah; Fera Siska; Intan Sabela
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 7 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i7.2275

Abstract

Masa lansia merupakan rentang usia akhir dalam kehidupan manusia yang ditandai dengan berbagai kemunduran klinis fungsional, salah satunya pada sistem muskuloskeletal berupa kejadian osteoarthritis. Penyakit sendi degeneratif kronis ini memicu timbulnya nyeri menetap, kekakuan sendi, dan keterbatasan mobilitas fisik yang berkonsekuensi langsung pada penurunan kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan serta mengoptimalkan kualitas hidup lansia penderita osteoarthritis melalui penerapan program latihan fisik teratur berupa senam osteoarthritis dan gerakan peregangan fungsional secara terbimbing. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Lebung Gajah Palembang pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan melibatkan 25 lansia penderita osteoarthritis aktif. Metode pelaksanaan program mencakup pemeriksaan klinis awal, pemberian edukasi kesehatan interaktif mengenai manajemen osteoarthritis, pelatihan teknik latihan fisik adaptif yang dilaksanakan selama 4 minggu, serta evaluasi berkala menggunakan kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREF. Hasil pengabdian menunjukkan adanya respons positif yang sangat signifikan pada tingkat kebugaran fungsional peserta, di mana sebanyak 22 responden (88%) memperlihatkan peningkatan skor kualitas hidup yang bermakna pasca intervensi serta menyatakan gerakan latihan yang diajarkan sangat akomodatif dan mudah dilakukan. Latihan fisik terstruktur terbukti efektif memelihara stabilitas otot penyangga sendi, meningkatkan sirkulasi cairan sinovial, serta mereduksi nyeri subjektif. Intervensi terintegrasi ini direkomendasikan menjadi bagian dari program promotif rutin dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia secara berkelanjutan
Pemberian Pendidikan Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Dengan Asam Urat Di Kelurahan Lebong Gajah Nurjannah; Resti Maisa Lindra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.101

Abstract

Asam urat atau penyakit yang dikenal sebagai artritis gout adalah penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari sendi yang ditandai dengan rasa sakit yang terasa di sendi sangat menyakitkan sebagai akibat dari pengendapan kristal monosodium urat dikumpulkan dikirim karena hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah. Lansia sering mengalami kekambuhan karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran dalam mencegah kambuhnya penyakit asam urat. Sehingga diperlukannya pendidikan kesehatan tentang asam urat agar dapat meminimalisir terjadinya asam urat serta kekambuhannya pada lansia. Ada banyak jenis media yang dapat digunakan untuk melakukan pendidikan kesehatan salah satunya menggunakan audio visual dengan menggunakan materi dan pemahamannya melalui pengelihatan dan pendengaran diharapkan dapat lebih efektif dalam menyampaikan materi pendidikan kesehatan pada lansia. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil analisis diketahui nilai rata-rata setelah pos-test adalah 8,33 > dari nilai pre-test 6,07. Hasil analisis bivariat diperoleh p value 0,000. Artinya terdapat perbedaan rata-rata nilai lansia sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan audio visual terhadap tingkat pengetahuan lansia dengan asam urat diposyandu lansia bina sejahtera.
Edukasi Dukungan Keluarga Terhadap Kemampuan Activitiy Daily Living Pada Lansia Pasca Stroke Di Kelurahan Lebung Gajah Nurjannah; Resti Maisa; Listiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2122

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan pada lansia yang berdampak pada penurunan kemampuan aktivitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL). Lansia pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai dukungan terhadap kemampuan ADL lansia pasca stroke di Kelurahan Lebung Gajah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan media leaflet melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab kepada keluarga lansia pasca stroke. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai peran dukungan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas sehari-hari lansia pasca stroke. Edukasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi keluarga dalam perawatan lansia sehingga meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup lansia pasca stroke
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Kenten Palembang Tahun 2024 Deta; Nurjannah; Yora Nopriani; Sherly Widianti
SMASH: Journal of Social Management SainsĀ andĀ Health Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v3i2.8985

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang terus meningkat prevalensinya. Pengelolaan kadar glukosa darah yang efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kenten Palembang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 32 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah sebelum intervensi adalah 183,28 mg/dL, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 177,13 mg/dL (p < 0,001). Analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa senam yoga memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah. Senam yoga berkontribusi terhadap peningkatan sensitivitas insulin, pengurangan stres, serta perbaikan fungsi metabolisme tubuh. Oleh karena itu, senam yoga dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang efektif bagi penderita Diabetes Mellitus dalam mengontrol kadar glukosa darah.