Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan rendahnya tingkat kepuasan kerja karyawan Divisi HRGAL PT. CGS Indonesia yang diduga disebabkan oleh sistem remunerasi yang kurang optimal serta beban kerja yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh remunerasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Divisi HRGAL yang berjumlah 50 orang. Mengingat keterbatasan populasi, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 22. Analisis data meliputi uji asumsi klasik, uji t (untuk pengujian parsial), uji F (untuk pengujian simultan), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) remunerasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja secara parsial; (2) beban kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja; (3) secara simultan remunerasi dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; dan (4) kontribusi kedua variabel tersebut terhadap kepuasan kerja sebesar 58,9%. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat memperbaiki sistem remunerasi agar lebih adil dan proporsional serta mengelola beban kerja secara lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan, khususnya pada Divisi HRGAL