Annisa Firasanti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM ABSENSI DOSEN MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) BERBASIS WEB Niki Kosasih; Muhammad Amin Bakri; Annisa Firasanti
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 5 No. 2 (2017): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem absensi dosen dengan menggunakan teknologi RFID berbasis web yang handal dan mudah di aplikasikan ke berbagai macam browser. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan pengambilan data jarak pembacaan, jeda waktu dan pengujian halaman web. Hasil penelitian menunjukan bahwa jarak maksimal pembacaan tag ke RFID reader adalah 4 cm, jeda waktu minimal yang diperlukan dalam pembacaan tag adalah 0,5 detik dan sistem dapat berjalan baik pada browser mozila firefox, chrome dan internet explorer. Kata kunci : Absensi, RFID, web The purpose of this study was to design a faculty attendance system using RFID technology reliable web-based and easily applied to a variety of browsers. The method used in this study is the reading distance experiment data retrieval, time lag and testing web pages. The results showed that the maximum distance to the RFID tag reader reading is 4 cm, the required minimum time lag in reading tag is 0.5 seconds and the system can run both in the browser mozilla firefox, chrome and internet explorer. Keywords: Attendance, RFID, web
OPTIMASI KINERJA JARINGAN SELULER MELALUI PEMASANGAN REPEATER PADA AREA INDOOR DENGAN METODE DRIVE TEST Muhammad Faisal; Muhammad Amin Bakri; Annisa Firasanti
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 5 No. 1 (2017): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna teknologi seluler berpengaruh juga pada penurunan kualitas jaringan. Hal ini menyebabkan beberapa wilayah atau spot tidak terlayani dengan kualitas jaringan yang baik, terutama untuk area-area indoor atau yang berada di dalam gedung. Untuk menghindari terjadinya penurunan kualitas jaringan maka harus dilakukan evaluasi jaringan secara berkala, yaitu dengan mencari penyebab terjadinya penurunan kualitas jaringan dan optimasi. Evaluasi dilakukan dengan metode drive test, kemudian akan dilakukan optimasi jaringan dengan memasang repeater. Area yang menjadi objek penelitian ini adalah ruko Ketapang Indah. Pengukuran drive test dilakukan dua tahap yaitu pengukuran drive test sebelum dan sesudah pemasangan repeater. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab penurunan kualitas adalah blocking bangunan, dan optimasi jaringan dengan menggunakan repeater berhasil. Dari empat parameter yang diukur sebelum optimasi di lantai 1 didapat nilai sebesar Rx Level 2,66%, Rx Qual 34,65%, RSCP 0,13%, dan EC/NO 3,93%. Hasil sesudah optimasi dengan target KPI sebesar 85% berhasil mencapai Rx Level 100%, Rx Qual 88,5%, RSCP 100%, dan EC/NO 91,93%. Kata kunci: Teknologi Seluler, Optimasi, Repeater, Drive Test Increasing number of cellular technology users has affect on the decrease in network quality. This thing causes some areas or spots are not served with good network quality, especially for indoor areas or in the building. To prevent the decrease of network quality have to do the network maintenance evaluation periodically, by evaluating the cause of the decrease in network quality and optimization. Do the installation of repeater by using drive test method. This research used evaluation method to quality performance of cellular network in Ketapang Indah shop area. Measurement of drive test is done in two stages: measurement of drive test before and after repeater installation. The results showed that the cause of quality digradation is blocking by the building, and network optimization by using repeater can be achived. Of the four parameters measured before the optimization on the 1st floor obtained a value of Rx Level 2,66%, Rx Qual 34,65%, RSCP 0,13%, and EC/NO 3,93%. Results after optimization with KPI target of 85% are Rx Level 100%, Rx Qual 88,5%, RSCP 100%, dan EC/NO 91,93%. Keywords: Cellular Technology, Optimization, Repeater, Drive Test
STUDI KELAYAKAN MIGRASI TV DIGITAL BERBASIS CAKUPAN AREA SIARAN DI BEKASI Annisa Firasanti
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 4 No. 1 (2016): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migrasi TV Digital saat ini menjadi isu yang penting untuk seluruh negara di dunia, karena lembaga regulasi telekomunikasi dunia yaitu ITU-T sudah menetapkan batas untuk ASO (Analog Switch Off) yaitu 17 Juni 2015. Ketika dunia telah beralih ke digital, teknologi analog akan mahal dan susah pengoperasiannya, dan juga tidak kompatibel. Namun Indonesia sendiri, migrasi TV Digital belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian ilmiah dari aspek teknis yang dapat menjadi pertimbangan yang mendukung proses migrasi TV Digital. Adapun hal yang dikaji yaitu dari segi cakupan area siaran TV Digital yang sudah ada pada saat ini. Dari hasil simulasi menggunakan teknologi SFN, didapatkan hasil bahwa pemancar digital yang ada di Kota Bekasi sudah memadai untuk mendukung proses penyiaran TV Digital. Kata Kunci : Migrasi TV Digital, Cakupan Area, SFN, Bekasi
KENDALI P, PI, DAN PID ANALOG PADA PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENALAAN ZIEGLER-NICHOLS Fitria Suryatini; Annisa Firasanti
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 6 No. 1 (2018): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kontrol Proporsional-Integral-Derivative (PID) banyak diterapkan di bidang industri. Kontroler ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu Kp, Ti, dan Td. Ketiga parameter tersebut diturunkan dari perhitungan matematis pada metode PID konvensional. Kesulitan timbul bila plant yang dikendalikan adalah sistem dengan orde tinggi. Maka dari itu, diperlukan metode penalaan PID yang dapat diterapkan dalam sistem orde tinggi. Metode Ziegler-Nichols merupakan sebuah metode penalaan PID yang dapat dilakukan secara otomatis tanpa memodelkan sistem. Pada penelitian ini dirancang kendali P, PI, dan PID pada pengaturan kecepatan motor DC menggunakan penalaan ziegler-nichols. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risetime, settling time, dan maksimum overshoot pada kendali P tercapai lebih kecil dari kendali PI tetapi pada kendali P masih terdapat error steady state sedangkan pada kendali PI error steady state sudah dihilangkan. Sedangkan pada kendali PID dengan Kp = 175.44, Ki = 4408.22, dan Kd = 1.746 dapat mencapai error steady state (0%), risetime (0.00467s), settling time (0.0404s), maksimum overshoot (9.9%) yang lebih kecil dari kendali P dan PI dan memenuhi spesifikasi sistem yang telah ditentukan. Kata kunci: P, PI, PID, Motor DC, Ziegler-Nichols PID (Proportional-Integral-Derivative) control methods nowadays are widely applied in industry. This controller has control parameters, ie Kp, Ti, and Td. These three parameters are derived from mathematical calculations on conventional PID methods. The difficulty arises when the controlled plant is a system of high order. Therefore, a PID tuning method that can be applied in a high order system is required. The Ziegler-Nichols method is a PID tuning method that can be done automatically without modeling the system. This study designed P, PI, and PID control on DC motor density settings using ziegler-nichols tuning. The results show that the research, settling time, and maximum overshoot on P control is achieved less than PI control but on P control there is still steady state error while on the PI control the steady state error has been eliminated. While at the control of PID with Kp = 175.44, Ki = 4408.22, and Kd = 1.746 can reach steady state error (0%), risetime (0.00467s), settling time (0.0404s), maximum overshoot (9.9%) control P and PI and meet the specified system specifications. Keywords: P, PI, PID, DC Motor, Ziegler-Nichols