Ahmad Dasuki
Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAIDAH AL-GHARIB, AL-MU’ARRAB, DAN LA TARADUF FI Al-QURAN Ulfa Hidayatus Salsabila; Muhammad Akbar; Ahmad Dasuki
Journal of Golden Generation Religious Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Golden Generation Religious
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggr.v2i2.712

Abstract

Pemahaman  terhadap  Al-Qur'an  memerlukan  pendekatan  yang  komprehensif, terutama dalam aspek linguistik yang kompleks.  Tiga konsep utama dalam Ushul al-Tafsir, Gharib,  Mu’arrab,  dan  La  Taraduf berperan    penting    dalam mengungkap kedalaman makna Al-Qur'an.  Gharib merujuk pada kata-kata asing atau jarang digunakan yang memerlukan penafsiran khusus.  Mu’arrab adalah kata-kata non-Arab yang diadopsi ke dalam bahasa Arab dan digunakan dalam Al-Qur'an, menunjukkan interaksi budaya dan linguistik.  Sementara itu, La Taraduf menekankan  bahwa  tidak  ada  sinonim  sempurna  dalam  Al-Qur'an, setiap  kata memiliki  makna  dan  nuansa  tersendiri. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  meninjau secara kritis ketiga konsep tersebut dengan merujuk pada literatur. Metode yang digunakan  adalah  studi  literatur  dengan  pendekatan  kualitatif,  menganalisis bagaimana  para  ulama  dan  akademisi  kontemporer  memahami  dan menerapkan konsep-konsep  ini  dalam  tafsir  Al-Qur'an.    Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa pemahaman yang mendalam terhadap Gharib, Mu’arrab, dan La Taraduf sangat penting  dalam  menafsirkan  Al-Qur'an  secara  akurat  dan  kontekstual. Studi  ini juga menyoroti perlunya integrasi antara pendekatan linguistik klasik dan modern dalam Ushul al-Tafsir.
Makna Fi’il Madhi dan Mudhari’ dalam Redaksi Al-Qur’an Syamsul Hidayat; Ferdianur Ferdianur; Ahmad Dasuki
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vtj9q881

Abstract

This study aims to analyze the use of fi’il madhi and fi’il mudhari’ in the Qur'anic discourse along with their theological and rhetorical implications. In Arabic grammar, these two verb forms function not only as tense indicators but also carry profound dimensions of meaning according to the context of the verse. This research employs a descriptive qualitative method with a library research approach. The results indicate that fi’il madhi in the Qur'an is frequently used to emphasize certainty, even for future events guaranteed by Allah SWT. On the other hand, fi’il mudhari’ is utilized to denote continuity, renewal, and dynamic vivid description. A deep understanding of these verb form transitions is a crucial key in the science of tafsir to fully grasp moral, legal, and creedal messages. This analysis proves that every choice of diction in the Qur'an possesses linguistic precision that reinforces its linguistic miracle.